Saturday, April 4, 2020

, , , , , , , , ,

Trik Mixing Foundation yang Sesuai Warna Kulit. Cukup Campur 4 Warna Ini Aja!

Kalau sebelumnya saya sudah pernah bahas Tutorial Foundation Bakar dan Resep Mixing Foundation Racikan para MUA, kini saya akan bahas tentang cara mencampur warna foundation agar pas sesuai dengan warna kulit.

Menentukan warna foundation yang pas memang agak tricky, karena salah tone sedikit saja bisa membuat wajah jadi terlihat aneh bahkan abu-abu. Dulu kesalahan ini kerap saya lakukan, karena di pikiran saya waktu itu 'foundation saya kan terbatas, ini-ini saja. Ya sudah yang ada dipakai dulu nggak peduli warna kulit klien'. Padahal itu salah besar. Memang, sebagian klien menginginkan wajah dibuat lebih putih dari aslinya karena tidak pede tetapi kalau terlalu beda banget, hasilnya malah tampak seperti Ariana Grande sebelah kiri:



Bandingkan dengan makeup Ariana yang sebelah kanan, warna kulit wajah terlihat menyatu dengan warna kulit Ariana yang sudah tan. Tetapi yang sebelah kiri terlihat lebih putih di wajah daripada badan. Dugaan saya, makeup artist Ariana yang sebelah kiri lupa mengontrol warna foundation agar sama dengan warna kulit badan, plus lupa memakaikan bronzer dengan dosis yang memadai supaya wajah tidak pucat. 

Kan sayang banget, makeup dekoratifnya sudah bagus (eyeliner, eyeshadow, lipstik, bulu mata, alis on fleek) eh gagal total akibat pemilihan warna yang kurang sip. Kalau terjadi di event wedding, bisa jadi saya bela-belain hapus makeup total dan ulang dari awal demi mendapatkan look complexion yang diinginkan. 



Dulu saya mengira seorang MUA harus nyetok semua warna foundation untuk mengakomodasi warna kulit klien yang berbeda-beda. Kalau bisa sampai 50 shade dikoleksi semua. Padahal berapaan tuh harga satu botol foundation premium yang dipakai para MUA? Minimal 300-700ribu. Kalau harus mengoleksi 50 botol? Hitung sendiri. Belum tipe foundie cream, dewy, matte, dan semuanya harus dipunya. Belum menghitung berat koper makeup yang dipakai untuk angkut-angkut. Haduhh, kalkulator di kepala saya sudah jatuh misqueen bahkan sebelum dipakai menghitung.

Padahal ada cara yang lebih mudah dan juga hemat. Kamu cukup sedia minimal 4 warna foundation saja. Tidak harus dari merek yang sama, tetapi pastikan bisa mengakomodasi dua jenis tipe kulit: kering & berminyak. Daaan, warna yang dibutuhkan adalah......

1. Warna neutral warm kekuning-kuningan (WAJIB PUNYA)



Warna warm atau semi kekuning-kuningan adalah warna WAJIB yang dimiliki pertama kali dan HARUS ada dalam koper makeup. Sebab, dominan warna kulit indonesia adalah warm. Terutama untuk kamu yang tinggal di pulau Jawa, di mana warna kulit sawo matang hingga kuning langsat ada di mana-mana. Berdasarkan pengalaman, warna kekuningan ini sangat terpakai saat mengaduk-aduk foundation untuk merias wajah klien.

2. Warna neutral cool (semu pink)


Warna cool ini biasanya dimiliki oleh mereka ras Asia Timur seperti Tiongkok, Korea, Jepang dan keturunannya. Ada juga kulit Indonesia asli bertipe cool, namun agak jarang. Akhir-akhir ini kerap saya temui kulit Indonesia asli yang lebih ke arah cool, yang kemungkinan berawal dari rutinitas skincare yang mereka terapkan. Warna cool netral ini sangat masyuk jikalau dipoleskan pada kulit demikian, karena kalau salah warna (misal dipoles warna warm), justru bisa membuat kulit terlihat kusam. Kamu tidak perlu banyak-banyak mengoleksi warna cool, karena foundation cool sifatnya lebih dominan saat di-mix dengan foundation warm. Misal kamu campur cool+warm, hasilnya akan cenderung ke cool.

2. Warna bright warm


Warna ini akan sangat terpakai saat membuat highlight di beberapa bagian wajah, misal batang hidung, dahi, atas bibir dan dagu. Selain itu, warna terang semacam ini juga akan menolongmu saat akan meningkatkan brightness ramuan mixing foundation. Misal kamu sudah mengaduk foundation, setelah diujikan ke kulit klien eh kurang terang, maka foundation bright ini bisa dicampur untuk mendapatkan warna yang sesuai.

4. Warna dark warm


Foundation warna dark berguna banget untuk berbagai macam: shading, counturing, dan base eyeshadow. Dijamin terpakai. Selain itu bisa dijadikan mixing jika warna foundation kurang gelap. Selama ini saya sangat terbantu sekali dengan tipe warna gelap ini. Menurut saya pribadi, daripada membeli produk shading-counturing, mendingan invest ke foundation dengan warna tergelap merek favorit. Niscaya akan lebih bermanfaat dan multi fungsi.




Pada dasarnya tidak mengapa mau punya foundation aneka merek dan aneka warna sekaligus. Namun buat saya sendiri lebih menyukai punya empat warna di atas untuk kemudian saya mix agar sesuai dengan warna yang diinginkan. Tahu sendiri kan, bahwa kulit klien itu sangat beraneka jenis. Untuk itu kita sebagai MUA wajib menyesuaikan dan mengutamakan tampilan yang membuat semakin cantik. Nah untuk nge-mixingnya pakai apa? Saya menggunakan Paletapia Skin Color Guide, bentuknya seperti ini:



Ciamik banget kan? Dalam Paletapia terdapat beberapa lingkaran warna yang dapat menjadi panduan kamu untuk menyesuaikan warna foundation agar sama dengan warna kulit. Di masing-masing lingkaran warna dibuat transparan di tengah agar bisa ditempelkan ke kulit client untuk kemudian dilakukan mixing foundation yang paling pas. Saya kebantu banget dengan palet ini, kesalahan mixing warna dapat diminimalisir, bye-bye wajah abu-abu ataupun kusam yang tidak perlu. Untuk membelinya bisa melalui link ini.

Jadi kesimpulannya adalah, untuk mencampur warna foundation supaya sama dengan warna kulit client maka miliki empat warna wajib foundation, mix dengan Paletapia Skin Color Guide.

Salam,
@jenganten MUA
Continue reading Trik Mixing Foundation yang Sesuai Warna Kulit. Cukup Campur 4 Warna Ini Aja!

Wednesday, March 11, 2020

, , , , ,

Foundation Bakar Tahan Lama ala MUA Jenganten

Banyak yang penasaran bagaimana cara MUA meracik atau meramu makeup dasar (complexion) agar tampilannya lebih tahan lama. Bahkan pada MUA yang sudah berpengalaman, makeup mereka masih stay meskipun dipakai nangis atau bahkan siraman. Tahu sendiri kan, keringat minyak dan air itu 'musuh' terbesar makeup?

Inilah mengapa keberhasilan para MUA salah satunya dinilai dari ketahanan makeup (terutama wedding) yang masih ON meski dipakai berdiri dan cipika-cipiki berjam-jam. Apa sih rahasia racikan yang bisa bikin tampilannya bagus, halus, dan tahan lama?

Complexion

Pada dasarnya setiap MUA punya teknik yang berbeda-beda tergantung pada jam terbang dan pengalaman. Umumnya kami melakukan beberapa kali trial pada jenis kulit yang berbeda-beda untuk mencari tahu mana racikan yang paling berhasil untuk klien. Bisa jadi, racikan MUA A beda dengan MUA B, termasuk racikan untuk kulit cenderung kering pun akan berbeda dengan kulit berminyak.

Di sini saya coba ngeshare racikan apa saja yang sering saya pakai dan terbukti tahan lama untuk kulit kering maupun kulit berminyak. Perlu diketahui ini adalah racikan saya sendiri, no trademark (silakan dicoba sendiri atau disebarkan), juga bisa punya efek berbeda-beda pada tiap MUA. So, anggap saja ini untuk menambah pengetahuan.

Aturan 1: Foundation bakar lebih cocok diaplikasikan pada kulit berminyak

Tujuan melakukan pembakaran foundation adalah menciptakan ramuan yang bercampur dan diharapkan dapat menyatu dengan kulit. Kenaikan suhu saat pembakaran akan cocok dan pas saat diusapkan ke kulit sehingga dapat menyatu. Berdasarkan pengalaman beberapa MUA, kulit berminyak lebih berjodoh dengan foundie bakar daripada kulit kering.

Aturan 2: Sendok lebih bagus sebagai media bakar daripada palet stainless

Proses pembakaran foundation akan membuat teksturnya semakin cair. Pada palet yang berbentuk rata, dikhawatirkan akan meleleh dan jatuh ke tepian palet. Maka dari itu, gunakan sendok biasa atau palet dengan permukaan cekung untuk menampung foundaton. Oh iya, gunakan palet stainless yaa, karena pembakaran hanya akan membuat palet bahan akrilik menjadi ikut meleleh

Aturan 3: Jangan membakar foundation bertipe matte

Meskipun sama-sama 'meleleh' saat dibakar, foundie krim lebih efektif dibakar daripada foundie matte setelah dipakai di wajah. Pernah kejadian di saya saat mencoba melelehkan foundation Maybelline Matte, malah crack di kulit. Untung nyobanya pas bikin portfolio, bukan saat ngejob. Duh.

Aturan 4: Bisa diterapkan untuk produk shading yang keburu kering

Misal kamu punya produk shading cream yang sudah kering, lelehkan saja dengan cara dibakar. Kemudian ditap-tap ke bagian yang memerlukan shading. Saya punya shading cream merek Focallure, sudah dicoba diteteskan Inglot Duraline, tetapi tidak ngefek. Akhirnya saya coba dengan cara dibakar. Alhamdulillah berhasil baik tetapi harus ditap-tap dengan cepat, karena gampang ngeset.

Aturan 5: Jangan dibakar terlalu lama, cukup sampai melt saja

Karena jika dibakar terlalu lama, dikhawatirkan ada beberapa kandungan foundation yang menguap sehingga mengurangi khasiatnya. Cukup dibakar dengan memanasi sendoknya saja, kemudian ambil spatula untuk mengaduk-aduk sampai merata. Siap digunakan.

Bagaimana dengan pengalaman membakar foundation ala kamu?

Continue reading Foundation Bakar Tahan Lama ala MUA Jenganten

Sunday, March 8, 2020

, , , , ,

Perkembangan Anak Terganggu, Terapi Solusinya

Ada seorang anak 5 tahun bernama Alika (nama samaran). Alika mempunyai problem dalam hal komunikasi di sekolah, terutama dengan teman dan gurunya. Dia tidak suka ngobrol dengan teman-temannya dan alhasil cenderung dijauhi dari pergaulan. Inisiatif Alika untuk memulai obrolan sangatlah kecil. Bahkan menurut gurunya semisal Alika kehausan, dia tidak akan minum atau ngomong meminta minum apabila tidak langsung disodorkan minuman. 

Jika terjadi kasus seperti ini, umumnya masyarakat akan bilang si anak memang dasarnya pemalu. Padahal memang Alika yang mengalami problem perilaku. Untung orang tuanya tanggap dan membawa Alika ke konsultan psikologi anak dan melakukan assesment. Benar juga, setelah diagnosis diputuskan, Alika disarankan untuk melakukan sesi Play Therapy untuk menangani perilakunya. Setelah beberapa sesi terapi, perkembangan Alika sangat signifikan. Proses menyapa dan memulai obrolan dengan teman-temannya semakin baik. Gurunya bilang Alika sekarang temannya banyak.

Jogja Medical Center

Kejadian happy ending di atas adalah salah satu kasus yang bisa ditangani oleh Jogja Medical Center (JMC), sebuah one point therapy dan fasiltas kesehatan yang bisa menangani masalah kesehatan secara komprehensif. Sekilas JMC lebih mirip taman bermain untuk anak-anak, pasalnya hampir di setiap ruangan didekorasi sedemikian rupa supaya anak-anak betah. Mulai dari mural di dinding, mainan, dan buku-buku banyak yang menarik untuk dinikmati anak-anak. Namun sebetulnya JMC juga melayani konseling dan pemeriksaan dokter umum untuk pasien dewasa juga lo. Hmm, jadi berasa anak-anak lagi kan.

Waiting room yang bikin betah

Pelayanan yang disediakan JMC antara lain: Layanan tumbuh kembang anak, Konsultasi psikologi, poli umum, dan poli gigi. Yang bikin saya tertarik adalah lengkapnya layanan terapi yang disediakan JMC. Di sana terdapat poli terapi wicara, okupasi terapi, dan terapi bermain. Khusus terapi bermain atau play therapy surprisenya adalah merupakan satu-satunya yang ada di Yogyakarta yang diampu oleh terapis Grace Melia

Grace Melia menjelaskan properti untuk play therapy
Menurut Grace, play therapy diperuntukkan kepada anak usia 4-16 tahun dengan tantangan emosi, sosial dan perilaku seperti: trauma, bullying, sulit mengatur emosi, mudah tersinggung, masalah komunikasi, kesulitan bergaul dan sebagainya. Proses terapi biasanya berlangsung selama 45 menit di sebuah ruangan yang isinya jelas berisi ratusan mainan yang bisa dimainkan tentunya dengan panduan terapis. Sesi ini berlangsung beberapa kali hingga si anak mengalami perbaikan/perkembangan sosial sesuai yang diharapkan.


Bagaimana cara mendaftarkan anak untuk ikut Play Therapy?

Well well well, meskipun namanya adalah play therapy, yang namanya terapi tetaplah terapi. Anak dan orang tua harus melakukan serangkaian tes assesment terlebih dahulu untuk mendiagnosis bahwa memang ada masalah yang harus dibantu dengan terapi. Saat tes tersebut barulah bisa diketahui masalah anak beserta terapi jenis apa yang diperlukan. Misal ternyata ada speech delay, bisa jadi si anak akan disarankan untuk terapi wicara. Atau ada gangguan behaviour, maka si anak disarankan ikut sesi play therapy

JMC tidak hanya melakukan terapi satu arah dengan anak saja, melainkan orang tuanya juga diajak berkomunikasi. Semisal terdapat 12 kali pertemuan, maka 2-3 sesi dilakukan untuk berdiskusi dengan orang tua tentang perkembangan anaknya. Bisa jadi kan, gangguan yang muncul pada anak terjadi karena kesalahan pola didik. Cuma kadang orang tua sudah merasa cukup dan baik-baik saja dengan cara mendidik anak. Di sinilah saat yang tepat untuk menurunkan ego, bahwa menjadi orang tua tidak pernah ada berhenti belajarnya. Dengan adanya proses terapi yang komprehensif, diharapkan mutual relationship antara JMC - anak - orang tua dapat bekerja sama menuntaskan masalah perkembangan pada anak.

Assesment Psikologis
Kita sebagai orang tua tentunya menginginkan anak bisa tumbuh dan berkembang dengan semestinya tanpa adanya gangguan/kelambatan. Namun tidak ada salahnya mempelajari bagaimana cara kerja terapi, khususnya untuk anak-anak. Nah, buat para orang tua yang menginginkan terapi, atau sekadar melakukan assesment kebutuhan anak, JMC bisa menjadi solusi.

Tempatnya bagus, dikelola dan ditangani oleh profesional medis yang berpengalaman. Saya bisa bilang begini karena menyaksikan sendiri suasana gedung (cozy, homy, nyaman) dan betapa profesionalnya proses dan properti terapi yang mereka sediakan.

Berikut bonus foto suasana ruangan Play Therapy.




Jl. Gondangraya No. 17, Condong Catur, Depok Sleman, Yogyakarta, 55283.
Telephone
(0274) 2830-919
Hotline Tumbuh kembang Anak dan Biro Psikologi
0811-295-4800
Hotline Poli Umum dan Poli Gigi
0811-2542-111


@andhikalady
Continue reading Perkembangan Anak Terganggu, Terapi Solusinya

Tuesday, March 3, 2020

, , , , , , ,

Paket Wedding Makeup New Normal

Halo,

Jenganten & team memberikan service sebagai MUA untuk segala acara, makeup wedding, makeup wisuda, makeup bridesmaid, makeup engagement and such. Base kami ada di Yogyakarta, tetapi bisa melayani makeup di luar kota dengan tambahan transport & akomodasi. Berikut beberapa portfolio kami sesuai dengan acara.

Untuk yang malas scroll bisa langsung klik ini:

Hubungi Whatsapp Jenganten



Makeup wedding Yogyakarta

Karakter makeup ala Jenganten adalah flawless, no cukur alis, dan semi natural. Kami sadar ada banyak variasi gaya makeup, jika kamu menginginkan look tertentu, dengan senang hati kami akan mempertimbangkannya.

Makeup Wedding

Kami melayani makeup wedding dengan berbagai variasi; modern, muslimah, adat (Yogyakarta/Jogja, Solo, Sunda Siger, Batak, Suntiang, dst). Sebutkan saja keinginan kamu, nanti Jenganten akan mewujudkan dream wedding kamu.

Jenganten juga melayani paket wedding, di mana dalam satu transaksi dapat memenuhi beberapa fasilitas termasuk makeup untuk orang tua, kostum, pengampu adat, fotografer, makeup buku tamu, makeup bridesmaid, dan sebagainya.



Makeup Engagement

Momen lamaran tak kalah pentingnya dengan pernikahan. Apalagi tren tahun-tahun terakhir ini banyak calon pengantin memberikan effort lebih untuk acara lamaran, seperti dekorasi, makeup, aksesoris, buket bunga, dan sebagainya. Untuk itu makeup engagement dari Jenganten juga available untuk acara lamaran. Termasuk juga siraman, prewedding, pengajian dan acara-acara terkait dengan bersatunya dua sejoli dalam ikatan suci.



Makeup Bridesmaid

Menjadi sahabat yang menyertai pengantin mengucap janji suci merupakan momen tak terlupakan. Terlebih saat mendampinginya berjalan di aisle menuju meja akad. Terdapat paket makeup bridesmaid jika pesan ramai-ramai bersama sahabat.



Makeup Wisuda

Sebagai penduduk kota Pelajar, tentunya ada banyak wisudawati di kampus-kampus yang mencari MUA untuk wisuda. Tenang saja, Jenganten & team siap mendatangi tempat kalian satu-satu. Hijab stylist, hair stylist, dan pemasangan toga termasuk dalam layanan.



Paket Wedding new Normal



Selain jasa makeup yang disebutkan di atas, Jenganten juga melayani makeup untuk acara lainnya misal kondangan, prewedding, photoshoot, dan segala rupa acara yang membutuhkan jasa layanan makeup. Info lebih lanjut dapat melakukan klik pesan Whatsapp otomatis di:

Hubungi Whatsapp Jenganten


Jenganten Studio Makeup
Enhancing Your Beauty
Jl. Tambak Seni 35 Tambakboyo Sleman Yogyakarta
WA: 085227555610
email: andhika.lady@gmail.com

Continue reading Paket Wedding Makeup New Normal

Friday, February 21, 2020

, , , , , , , ,

Menulis Rencana Persalinan

Halo Netizen yang budiman,

Sejak hamil Linam pada awal tahun 2019 hingga sekarang dia berumur 4,5 bulan, saya dan keluarga banyak terbantu dengan rencana-rencana jangka pendek yang kami tulis. Setiap tahapan kehamilan saya membiasakan untuk mencatat apa saja yang diperlukan untuk dilakukan, termasuk saat merencanakan kehamilan.  Begitu pun saat persalinan, saya terbantu banget-nget-nget dengan menulis rencana persalinan. Meskipun ada beberapa yang tidak terlaksana, karena manusia bisa berencana, Tuhan lah yang menentukan.

Nb: ingin lebih cepat? Silakan langsung scroll ke bawah ada link download draft dokumen rencana persalinan.

Apa itu rencana persalinan?


First thing first, semenjak tahu hamil, saya banyak mempelajari ilmu-ilmu yang berkaitan dengan kehamilan dan persalinan. Termasuk salah satunya belajar dari Instagram dan website Bidan Kita. Di sana kita dibeberkan fakta-fakta dan pengetahuan tentang persalinan di mana kita sebagai Ibu harus memperkaya diri dengan banyak membaca dan latihan. Persalinan adalah hal yang tidak terulang lagi, unik, sakit, dan indah secara bersamaan. Knowledge is power. Pengetahuanmu akan banyak menolong saat persalinan.

Daan, rencana persalinan adalah hal-hal/planning yang kamu inginkan terjadi saat persalinan. Mulai dari list apa saja yang dibawa di koper, hingga bagaimana penanganan medis yang kamu harapkan. Daftar tersebut kita tulis dalam dokumen word/pdf yang nantinya dibaca bersama antara kamu, pasangan, dokter/perawat, keluarga, dan pihak-pihak terkait. Lebih lengkap lagi, di dalam dokumen rencana persalinan itu terdapat fotocopy surat-surat seperti KTP, KK, dan juga kartu asuransi. Percayalah, ini sangat membantu!

Kapan mulai menulis rencana persalinan?

Tulislah di saat hamil, bukan saat sudah kontraksi seperti ini:

Bukaan 3


... karena di saat ini kamu akan lebih fokus ke rasa sakit dan sensasi melahirkan yang datang bergelombang. Mana sempat mikirin hal lain, makan saja ogah. Melahirkan adalah proses yang menantang, mengerikan, dan indah di saat yang bersamaan. Untuk itulah pritilan lain seperti belanja baju bayi, menulis rencana persalinan, menyiapkan koper dan lain-lain dapat dilakukan jauh hari sebelumnya.

Saya sendiri menulis rencana persalinan saat memasuki trimester 3. Menurut saya itu adalah waktu yang tepat karena di TM ini kita sudah membekali banyak informasi tentang dokter berikut rumah sakit yang cocok untuk melakukan persalinan.

Apa saja yang tertulis di dokumen rencana persalinan?


Pertama yang paling penting, adalah identitas dan rekam medis pribadi Ibu. Catat ini di halaman pertama dokumen persalinan. Dengan ini, petugas medis akan lebih mudah mengidentifikasi kondisi Ibu secara lebih detail dan menentukan bagaimana treatment yang seharusnya. Setelah itu, data keluarga dan pendamping persalinan misal suami, orang tua, dan nomor telepon juga perlu dicatat. Di akhir artikel ini ada dokumen yang bisa diunduh untuk membuat rencana persalinan.

Planning berikutnya adalah lokasi persalinan. Meskipun di awal sudah menentukan akan lahiran di RS X misalnya, tetap diperlukan alternatif lokasi Y, Z dan seterusnya. Kita tidak tahu saat hari persalinan rumah sakit tujuan kita akan penuh atau tidak. Komunikasikan juga dengan pendamping persalinan tentang pilihan rumah sakit/klinik yang nyaman. Ingat, aktor utama dalam persalinan adalah Ibu dan si bayi. Bukan pendamping, bukan pula orang tua dan mertua. Ibu-lah yang paling berhak menentukan bagaimana proses persalinan yang diinginkan nantinya.

Tulis dengan detail apa saja yang diperlukan. Misal saat masuk IGD, bagaimana sebaiknya perlakukan pendamping dan keluarga. Termasuk hal kecil misal membawa makanan kecil untuk camilan saat menunggu bukaan juga perlu dicatat. Hal ini sangat membantu di saat kita sebagai Ibu sudah kalut dan fokus dengan sensasi kontraksi. Kalau ingin apa-apa, pendamping/suami diminta membaca kertas rencana persalinan saja sekaligus mengeksekusinya. Beres.


Apakah rencana persalinan selalu berjalan sesuai rencana?


Pada pengalaman saya, 80% apa yang saya tulis berjalan sesuai rencana. Sisanya tidak sesuai akibat beberapa kondisi medis. Misal di rencana persalinan saya menulis tidak ingin dilakukan episiotomi, tetapi akhirnya tetap dilakukan karena peritonium saya kurang lentur. Atau yang tadinya saya tidak ingin induksi, ujungnya tetap dilakukan karena bayi tidak lahir-lahir.




Meski tidak 100% sesuai rencana, dengan menyiapkan daftar rencana persalinan terbukti membuat momen penting ini less panic. Kepanikan yang tidak perlu semacam KTP ketinggalan atau lupa tidak menyiapakan donor hidup dapat diminimalisir. Pernah ada kawan saya yang mengabaikan rencana persalinan berujung bersalin tanpa membawa perlengkapan di dalam koper, bahkan handphone suaminya mati karena tidak membawa charger. Bagaimana menghubungi keluarga nantinya? Nah, nggak mau kan, kejadian seperti ini?


Baru lahir


Foto-foto ciamik dalam postingan ini adalah hasil jepretan fotografer persalinan @cahayasahaja
Tadinya kami nggak kepikiran untuk mendokumentasikan proses persalinan, tetapi di akhir tiba-tiba berubah pikiran dan sama sekali nggak nyesel. Apalagi di saat menonton kembali video atau foto saat kontraksi bisa bikin kembali terharu mengenang bagaimana proses kelahiran anakku. Worth of lifetime.

Download dokumen rencana persalinan


@andhikalady
@jenganten
Continue reading Menulis Rencana Persalinan

Sunday, September 22, 2019

, , , , , , , , , ,

Cerita Program Hamil dengan Dokter Enny Sp.OG di Yogyakarta

Saat menulis artikel ini saya sedang di penghujung kehamilan 38 minggu dengan perut yang semakin membesar (termasuk isinya). Itulah mengapa selama beberapa bulan terakhir ini saya vakum menulis blog. Ternyata ngopeni kehamilan itu tidak mudah, sodara-sodara!

Meski begitu saya dan suami tetap bersyukur karena kehamilan ini memang telah kami harapkan sejak kurang lebih 6 bulan setelah menikah. Apalagi kami baru dikaruniai garis dua saat usia pernikahan hampir satu tahun. Nah, ada cerita di balik kehamilan saya yang direncanakan (iya, direncanakan).

Awalnya saya dan suami tidak terlalu ngoyo untuk segera memiliki anak. Sedikasih-Nya deh, kapan pun insyaAllah kami terima. Alhasil setelah menikah, kegiatan kami sebagai pengantin baru lebih banyak didominasi aktifitas pro-kreasi dan pro-money, atau kasarnya work hard play hard. Mumpung masih muda, mumpung belum ada tanggungan, dan masih banyak kesempatan untuk menabung.

Namun setelah 6 bulan menikah, kami lalu kepikiran bahwa inilah saatnya untuk memikirkan punya anak mengingat usia saya sudah jelang kepala 3. Sementara dari informasi yang saya baca, usia ideal ibu hamil adalah di bawah 35 tahun. Masa iya saya hanya punya sisa waktu reproduksi sehat 'tinggal' 5-6 tahun lagi? Kalau bisa dimulai sekarang, ya kapan lagi memangnya.

Lalu langkah demi langkah mulai kami upayakan. Salah satu keputusan besar yang saya ambil waktu itu adalah rela resign dari kantor demi lebih fokus program. Oh iya, sebelum resign kegiatan saya lumayan padat, Senin-Jumat bekerja kantoran, Sabtu-Minggu melayani jasa makeup. Praktis, saya jarang sekali punya hari libur yang layak untuk sekadar istirahat dan rebahan. Sempat terpikir, jangan-jangan karena kelelahan, rahim saya gagal melakukan pembuahan. :P. Akhirnya saya memilih untuk fokus berkembang di makeup lalu dengan berat hati mengajukan resign dari kantor Hipwee.

Keputusan resign dibarengi dengan kunjungan ke salah satu dokter obgyn di Jogja yang saya cari via Google. Proses pencarian ini cukup lama sampai akhirnya kami memutuskan untuk ke dr. Enny S Pamuji, Sp. OG. Kenapa lama, pasalnya saya menghendaki dokternya kalau bisa perempuan, tidak jauh dari rumah, dan banyak review positif. Dokter Enny ini merupakan salah satu dokter obgyn di Rumah Sakit JIH, tetapi juga membuka praktik di rumahnya di Janti. Lalu timbul pertanyaan lagi, baik JIH maupun tempat praktik dr. Enny sama-sama dekat dari rumah, lalu sebaiknya periksanya di mana?

Setelah saya kepo lebih lanjut, ternyata biaya kontrol di tempat praktik dr. Enny lebih murah daripada di Rumah Sakit. Secara logika benar juga, kalau di RS kan ada skema biaya jasa rumah sakitnya, sementara kalau di tempat praktik tidak ada. Lalu kami memutuskan untuk periksa di tempat praktik mandiri dr. Enny di Janti. Pertama-tama kami menghubungi kontak yang tertera di Google untuk melakukan pendaftaran untuk program hamil. Eh ternyata saya baru bisa dapat jadwal periksa paling cepat sekitar dua minggu lagi. Wow, ternyata selaris ini sampai antrenya harus berminggu-minggu. Tanpa pikir panjang (karena kami selo juga), segera saya mendaftarkan diri untuk periksa dua minggu kemudian saat tanggal perkiraan haid hari kedua.

Saya juga baru tahu kalau berencana promil di obgyn itu sebaiknya dilakukan kontrol saat haid hari kedua/ketiga, atau di perkiraan masa subur (13-15 hari setelah hari pertama haid terakhir). Pasalnya kondisi ovarium dan rahim sedang bagus-bagusnya untuk dianalisis dan dinilai subur tidaknya.

Hari H periksa pertama kali di dr. Enny

Pagi di hari itu saya mendapatkan SMS konfirmasi yang menyebutkan bahwa dr. Enny masih ada tindakan di rumah sakit dan tidak memungkinkan untuk buka praktik di rumah. Yaah, sedih deh nggak jadi periksa. Akhirnya jadwal periksa saya yang harusnya di hari kedua haid harus diundur 10 hari lagi di perkiraan masa subur. Sempat takut juga kalau dokternya sesibuk ini apa ada waktu buat program hamil secara kontinyu? Setelah dipertimbangkan masak-masak, ya sudah tetap dicoba saja ke dr. Enny dan sabar menunggu 10 hari lagi.

Tiba di hari H periksa, saya sudah nggak sabar ingin tahu apa yang terjadi di dalam tubuhku kenapa belum hamil juga padahal sudah kurang lebih 9 bulan menikah. Pertama kali datang, saya ditensi, berat badan, serta ditanyai oleh bagian administrasi beberapa hal basic terkait promil di antaranya:

1. Sudah berapa lama menikah
2. Hari pertama haid terakhir
3. Pekerjaan istri & suami
4. Suami merokok apa tidak
5. Tinggal bareng suami apa tidak
6. Pekerjaannya bersinggungan dengan bahan kimia atau tidak
dst

Lalu saya ikut mengantri seperti pasien lainnya. Banyak di antara mereka datang dengan perut yang besar untuk kontrol kehamilan. Setelah 1,5 jam menunggu, akhirnya nama saya dipanggil untuk mulai kontrol. Begitu masuk (bahkan saya belum duduk), tanpa ba bi bu dr. Enny yang masih pakai jas dokter JIH-nya langsung menanyai sudah nikah berapa lama, kapan haid terakhir, haidnya teratur tidak, dan langsung menyuruh saya berbaring untuk USG. Batin saya, 'wah nggak mau buang-buang waktu nih dokternya'. Ya gimana mau banyak basa-basi, pasiennya saja bejibun. Kasihan kalau harus menunggu lama.

Saat USG, dr. Enny menjelaskan kalau rahim saya bagus, tidak ada benjolan atau kista. Posisinya juga normal, cuma ukurannya yang lebih kecil dari rata-rata. Kemudian USG berlanjut ke trans-vaginal. Jadi tidak hanya via perut saja, alat USG trans-V juga diperlukan untuk melihat ovarium melalui pencitraan dari vagina. Awalnya sempat takut juga kalau bagian intim saya harus dimasuki alat, tetapi pada kenyataannya nggak kenapa-kenapa juga. Juga tidak sakit seperti yang banyak orang bilang. Oh iya, tak perlu takut alatnya jorok karena dipakai banyak orang. Standar USG trans-V itu pasti menggunakan kondom sekali pakai untuk satu kali pemeriksaan pasien. Jadi sudah jelas aman dan higienis yaa.

Ternyata saya diindikasi PCOS


Nah, baru ketahuan masalah reproduksi saya itu setelah USG trans-V. Dr. Enny menyebutkan kalau sel telur saya kecil-kecil dan tidak/belum matang. Padahal seharusnya saya sedang dalam masa subur. Inilah salah satu sebab yang disinyalir membuat telur gagal dibuahi. Ya gimana mau dibuahi, matang saja enggak. Jadinya sperma cuma lewat aja dan zonk ketemu saluran telur yang nggak ada isinya. Dr. Enny juga menyebutkan bahwa ini merupakan indikasi PCOS (Policystic Ovarian Syndrome), semacam sindrom reproduksi kelainan hormon yang dialami wanita. Beberapa ciri-cirinya adalah sel telur yang terlihat kecil-kecil, dan ketidakseimbangan hormon insulin yang menyebabkan tubuh wanita gagal ovulasi. Efeknya adalah haid tidak teratur, wajah berminyak, dan sederet keluhan yang sayangnya 75% persis sekali dengan yang saya alami. :(

Begitu mendengar penuturan dokter, saya merasa syok sekaligus sedih. Saya memang belum tahu banyak soal PCOS tapi sebelumnya pernah mendengar kisah penyintas PCOS yang harus menunggu bertahun-tahun agar sampai bisa hamil. Itu pun sudah banyak usaha promil yang mereka lakukan. Sudah menjadi rahasia umum bahwa PCOS adalah musuh terbesar ketidaksuburan pada wanita.

Setelah pemeriksaan, dr. Enny memberikan kertas yang kemudian saya diminta menulis semua hasil konsultasi hari itu. Seingat saya, catatannya adalah:

1. Olahraga diperbanyak. Terutama lari-lari dua hari sekali sampai nafas ngos-ngosan. Disebutkan bahwa olahraga bisa memacu sel telur lebih besar dan matang.
2. Berhubungan suami istri 2-3 hari sekali.
3. Melakukan tes hormon AMH di lab. Jadi, AMH atau Anti Mullerian Hormon itu adalah angka yang menunjukkan cadangan sel telur pada ovarium wanita. Semakin tinggi kadarnya, maka semakin banyak cadangan sel telur dan punya indikasi ke arah PCOS. Namun semakin rendah kadar AMH-nya, semakin dekat dengan menopause. Jadi, angka hasil tes AMH harus benar-benar memenuhi syarat normal.
4. Diresepkan vitamin asam folat yang berguna untuk menyiapkan tubuh untuk menerima kehamilan. Siapa tahu kan, di dalam proses promil tahu-tahu hamil sungguhan sehingga tubuh sudah siap.
5. Makan-makanan bergizi, kembali ke alami.

Kemudian kami keluar dan di hasil pemeriksaan itu saya diberikan foto hasil USG, dan membayar administrasi plus vitamin kurang lebih IDR 250k.

PR saya belum selesai. Setelah konsultasi itu, saya langsung menajamkan pencarian Google., Facebook, Instagram dan berselancar di internet untuk mencari tahu tentang PCOS. Saya sampai gabung di grup PCOS Fighter baik di dalam maupun luar negeri. Saya mempelajari banyak hal tentang pola hidup para penyintas. Ada yang melakukan pengaturan pola makan, ada yang olahraganya mantap sekali, ada pula yang sudah melakukan bermacam cara promil tetapi masih belum hamil juga. Memang tidak sedikit yang berhasil hamil, tetapi khusus penyintas PCOS harus berusaha lebih ekstra untuk meningkatkan peluang hamil, bahkan ada yang sampai bayi tabung segala. Waduhh, otak saya langsung menghitung biaya yang dibutuhkan untuk program hamil jika memang benar-benar 'sesusah itu' untuk hamil. Baik untuk biaya obat, inseminasi, bayi tabung, periksa a,b,c (padahal mah cuma khawatir aja toh belum tentu juga saya harus melakukan itu semua. Wkwkwk). Untung suami menyemangati dan tidak memburu untuk segera cepat hamil dan mengajak untuk ikhtiar sebisanya dan sisanya serahkan ke Allah.

Tiba saatnya saya melakukan tes lab. Hasilnya adalah hormon AMH saya melebihi standar normal yang mana berhubungan dengan PCOS. Dunia serasa hancur setelah melihat diagnosis satu per satu memang mengarah ke sana. Apakah kami akan diuji dengan lamanya punya anak, apakah harus ikhtiar lebih panjang, apakah prioritas hidup kami harus diubah dulu, dan prasangka-prasangka yang lain. Mencoba untuk tegar tapi tetap saja kepikiran banyak hal.

Hasil lab saya serahkan kembali saat kontrol kedua ke dr. Enny. Tak disangka, dr. Enny malah encourage untuk tetap tenang dan mengatakan bahwa angka AMH punya saya itu masih di taraf normal. "Punya Ibu angkanya 6, itu masih normal. Kalau PCOS itu 10 ke atas. Sekarang lanjutin saja olahraga, makan makanan bergizi dan tetap happy", begitu katanya. Di sesi konsultasi ini, dokter juga menyebutkan kalau rahim saya mulai menebal. Ini adalah pertanda kalau menstruasi akan segera datang, atau malah hamil. Baiq, kita tunggu saja kalau telat dicoba untuk testpack. Begitu selesai konsul, langsung berasa senang gitu. Padahal positif hamil saja belum. :D. Dr. Enny juga menyebutkan untuk berkunjung kembali bulan depan saat masa subur untuk melihat progres sel telur.

Ternyata benar juga, nggak ada yang bisa menggantikan sesi konsultasi langsung dengan dokter. Kalau kebanyakan baca artikel Google yang ada malah banyak parnonya kayak saya. Hahaha.
Karena di konsul kedua saya hanya USG dan nggak pakai tambahan vitamin, saya hanya mengeluarkan biaya konsul sebesar IDR 137 ribu.


Ketika testpack berkata garis dua

Ternyata benar, saya terlambat menstruasi. Tapi karena dasarnya saya sudah terbiasa telat-telat dan sering ke-PHP jadinya nggak begitu berharap banyak. Oh iya, kayaknya sudah puluhan testpack garis satu yang sudah kami lewati selama hampir setahun pernikahan, saking antusiasnya. 

Dan benar saja, saat baru telat seminggu, testpack masih menunjukkan garis satu. Pikir saya, 'ah sebentar lagi mens juga datang, saatnya booking konsultasi lagi ke dr. Enny'. Di momen ini saya masih aktif bekerja kantoran, sehingga kegalauan promil masih bisa teralihkan. Namun saya sudah ancang-ancang resign dan sudah disetujui untuk keluar bulan depan. 

Menstruasi ditunggu, sehari, dua, tiga, masih belum datang juga. Sampai lewat dua minggu dari tanggal seharusnya. Ada apa ini, apakah saya kudu testpack lagi? Apakah saya harus kecewa lagi dan lagi? Demi usir rasa penasaran akhirnya ya sudah testpack saja. Toh murah kok harga testpack, nggak sampai 5 ribuan. Kalau kecewa lagi ya tinggal dibuang.

Hasil testpack tak disangka garisnya keluar dua!

Oke, saya berusaha re-calling memori yang terjadi 9 bulan lalu di tanggal 21 Januari 2019. Waktu itu saya mau salat Subuh bareng suami. Niatnya sih pengen bikin kejutan dan divideo ala-ala Raisa, tapi apa daya udah nggak sabar ngasih tahu suami saat itu juga. Gagal bikin kejutan, tapi tetap saja kami pelukan. 👪

Hari itu juga saya membuat jadwal dengan dr. Enny. Niat di awal adalah untuk konsultasi sel telur, tapi malah sudah hamil duluan, alhamdulillah. Pada konsultasi itu, kantung saya masih belum kelihatan dan diminta kembali lagi selang seminggu. Saya juga diresepkan penguat kandungan, aspilets dan ditambah vitamin hamil. Seminggu kemudian saya datang konsultasi dan mendapatkan konfirmasi membahagiakan bahwa kantung kehamilan sudah terlihat, tidak di luar rahim, sekaligus perkiraan umur kehamilan yang kurang lebih baru 6 minggu.

Hasil USG pertama kali saat ketahuan hamil

Review dr. Enny

Satu kata: mantap! Beliau orangnya tidak neko-neko, praktis dan solutif. Nggak salah kalau pasiennya banyak sekali sampai rela antri berminggu-minggu untuk sekadar tatap muka. Meskipun beliau seorang dokter, saya dan suami sepakat menilai kalau dr. Enny juga seorang engineer. Bagaimana tidak, sesi konsultasi dibuat sepraktis dan secepat mungkin tapi sangat efisien. Mulai dari meminta pasien untuk menulis di kertas yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing, menjelaskan konsep promil dan kehamilan secara gamblang, serta menggunakan boneka untuk menyebutkan anggota tubuh.

Untuk program hamil juga nggak serta merta disama ratakan antara pasien satu dengan yang lainnya. Saya sempat diskusi dengan sesama pasien promil dr. Enny yang mana obat yang diresepkan berbeda dengan saya. Inilah pentingnya langsung konsultasi, sehingga bisa diketahui permasalahan setiap individu beserta solusi yang cocok.

Selama hamil pun begitu. Saya sampai umur kandungan 8 bulan masih setia dengan dr. Enny, meskipun secara biaya lebih mahal daripada rerata obgyn lain di Jogja tapi saya sudah merasa cocok. Apalagi saya merasa terbantu sekali sampai berhasil hamil.

Kalau membahas kekurangan, palingan di antrenya yang terlalu lama. Pernah saya baru konsultasi jam 11 malam karena pasiennya sangat banyak. Tapi mengingat pelayanan dan betapa banyak yang saya dapat saat sesi konsultasi rasanya itu worth it.



Tips Program Hamil

Disclaimer: ini bukan tips untuk cepat hamil, tetapi tips untuk program hamil.

Pada dasarnya, hamil itu adalah perkara probabilitas. Sperma bisa membuahi sel telur adalah probabilitas dari jutaan sel yang ada. Embrio yang berhasil terbuahi juga harus melalui kemungkinan gagal menempel ke rahim. Belum lagi adanya kemungkinan gagal tumbuh atau janin BO di dalam rahim. Jadi, ya, semua probabilitas itu harus terpenuhi untuk bisa berhasil hamil.

Begitu pula dengan program hamil. Inti dari promil adalah upaya meningkatkan peluang untuk hamil. Tidak ada yang menjamin semua program akan berhasil hamil, tetapi jika dilakukan dengan benar dan konsisten, peluang hamil insyaAllah akan meningkat. Nah, promil nggak bisa disama ratakan antara pasien satu dengan yang lainnya. Bisa jadi lo, apa yang efektif di saya juga akan berhasil juga di kamu, karena masalah setiap individu jadi berbeda. Untuk itulah perlu diketahui dulu penyebab ketidaksuburannya, baru diputuskan jenis program apa yang cocok dilakukan. Tentunya harus dikonsultasikan dulu dengan dokter yang kompeten, dalam hal ini dokter obgyn.

Saya pribadi merekomendasikan kalau mau promil ya langsung ke dokter, bukan meminum jamu/metode yang belum terbukti ilmiah di mana mengklaim bisa bikin hamil dalam kurun waktu tertentu. Apalagi sekarang banyak banget akun-akun Instagram berfoto bayi lucu yang menawarkan paket promil yang ujung-ujungnya disuruh beli produk mereka yang harganya bisa empat kali lipat konsultasi ke dokter obgyn. Seriusan deh, saya pernah iseng kepo ternyata 'obat' yang mereka jual harganya bisa sejutaan lebih. Padahal konsultasi dokter itu hanya seperlimanya.

Tentunya saya nggak bermaksud mematikan rezeki mereka, tapi sebagai konsumen bisa kan lebih cerdas dikit? Masak iya, setiap orang dianggap sama rata dan dengan solusi yang sama bisa menghasilkan result yang sama pula. Kalau misal gangguan ketidaksuburannya adalah saluran telurnya yang mampet, mau minum 'obat' jenis apa pun ya nggak akan meningkatkan peluang pembuahan.

Begitu pula dengan pasangan suami istri, ternyata penyebab susah hamil tidak serta merta faktor istri saja. Bahkan pernah saya baca sebuah penelitian, faktor ketidaksuburan itu 30% disebabkan wanita, 30% pria, dan 40% sisanya tidak diketahui. Nah, jika dari awal sudah diketahui penyebabnya apa, maka dokter akan membantumu menentukan program yang cocok untuk dilakukan. Untuk itulah wahai bapak-bapak, kalau kalian ingin program, jangan males untuk ikut mendampingi istri. Kalau diminta tes, ya tes aja. Siapa tahu permasalahan justru ada di pihak pria.

Untuk yang sedang program hamil, semoga segera berhasil yaa.. We love you!

@andhikalady
Info jasa MUA makeup Jogja di @jenganten

NB: dari beberapa teman-teman yang membaca artikel ini, ada yang mencari instagram/DM bahkan menghubungi ke Whatsapp akun makeup saya untuk tanya-tanya tentang program yang saya jalani yang sebetulnya sudah saya tulis di sini. Dan, mohon maaf tanpa mengurangi rasa hormat, saya tegaskan saya bukan tempat konsultasi promil. Sekitar 95% cerita promil saya sudah saya tulis di sini. Malah justru lebih bagus kalau bertanyanya langsung di komentar saja supaya yang lain juga ikut membaca. Terimakasih.
Continue reading Cerita Program Hamil dengan Dokter Enny Sp.OG di Yogyakarta