Kenapa saya beri nama 'berdamai dengan acne scar', bukan 'menghilangkan' atau 'memberantas' atau 'menutupi'? Padahal acne scar 'kan sudah dipandang sebagai cacat kulit yang bikin diri menjadi nggak pede lantaran permukaan kulit yang terlihat nggak rata, bocel-bocel, bopeng, dan segala cacat yang membuat kulit jauh dari kata flawless.
Ataukah lebih baik saya nulis judul begini: "9 Cara Menghalau Bekas Parut di Wajah. No 6 Sama Sekali Tidak Terduga"?
Jadi begini, masalah pori-pori besar dan
acne scar adalah hal yang hampir tidak bisa disembuhkan. Diminimalisir bisa, tetapi untuk menghilangkannya 100% itu adalah hal mustahil. Kalaupun bisa,
treatment-nya bisa sangat mahal sekali. Hal paling masuk akal untuk kulit pori besar dan
acne scar adalah dengan
mengurangi kedangkalan dan tidak menambah ukuran porinya. Dengan kata lain, berdamai dengan kulit yang ada.
Saya sendiri termasuk pemilik kulit yang punya karakter pori besar dan
acne scar yang cukup
massif. Ya, ini memang menjengkelkan. Bertahun-tahun saya musti menebalkan rasa PD saat ketemu orang lain. Hal ini berawal dari jerawat yang tak kunjung sembuh saat SMA dan kuliah dulu. Lambat laun, kulit saya memang lebih baik semenjak mulai merutinkan perawatan kulit. Namun, kenyataannya
acne scar dan pori besar tetap membandel nggak mau hilang.
Baru di tahun 2017 awal ini saya mencoba beberapa
home-treatment yang dimaksudkan untuk mengurangi pori besar dan
scar. Tujuan saya nggak muluk-muluk sih, tetapi lebih ke arah mengurangi dan membuat kulit saya lebih ter-
improve. Apa saja yang saya lakukan, ini dia...
Home skin remedy: Banish Acne Scar Dermaroller
 |
| Banish Acne Scar |
Pernah mendengar dermaroller? Yaps, sesuai namanya, dermaroller artinya adalah sebuah treatment kulit yang cara penggunaannya dengan di-roll ke permukaan kulit yang ingin di-treat. Roll ini terdiri dari jarum yang kecil-kecil yang digunakan untuk menusuk bagian kulit yang ingin disembuhkan.
Lho, kok ditusuk? Memangnya nggak sakit? Memang ada perih sedikit, tetapi kadar nyerinya masih sangat bisa ditahan. Kalaupun terasa sakit, bisa diakali dengan menggunakan es batu terlebih dahulu.
Cara kerja dermaroller adalah dengan menusukkan jarum-jarum kecil ini ke kulit ber-scar, diharapkan jaringan kulit yang 'terluka' tersebut akan memperbaiki dirinya menjadi ke kondisi semula yang ideal. Dengan ini maka kulit yang tadinya legok-legok karena bekas jerawat bisa rata dan mulus kembali seperti sebelum kena jerawat.
Tindakan ini bisa dilakukan di klinik-klinik kecantikan dan dilakukan oleh dokter. Namun saat ini sudah ada home-dermaroller yang bisa digunakan sendiri di rumah. Tentunya dengan catatan; harus digunakan dengan bersih dan saksama plus menaati prosedur yang ditentukan. Misalnya nggak boleh menggunakannya berbarengan dengan orang lain, atau melakukannya tanpa direndam dulu dengan larutan alkohol.
 |
| Isi dermaroller |
Ada banyak merek
dermaroller yang dijual di pasaran. Dari mulai harga seratus ribuan hingga jutaan. Namun saya sarankan, jangan gegabah membeli yang asal murah. Bisa-bisa
scar kulitmu malah luka beneran dan malah makin parah. Setidaknya pakailah yang
trusted dan sudah banyak
review-nya. Kalau yang saya pakai ini bermerek
Banish, dermaroller buatan Amerika yang dijual dengan harga USD 75. Nggak apa-apa lah mahal sedikit asalkan aman buat kulit.
 |
| Bentuk roller. Keliatan seram sih, tapi tipis kok! |
Cara pakainya adalah dengan di-
roll ke dalam kulit yang punya
scar, kalau saya paling banyak di bagian pipi dan hidung.
Step-nya adalah sebagai berikut:
1. Rendam kepala
roller ke larutan alkohol 70% selama kurang lebih 10 menit
2. Cuci wajah sampai bersih
3. Olesi wajah dengan es batu (
optional, kalau kamu tahan sakit ya nggak usah)
4. Lakukan gerakan
roll di kulit dengan alur kanan-kiri, atas-bawah, diagonal kanan-diagonal kiri
5. Memang agak perih, tapi sedikit kok
6. Jangan gunakan
makeup selama sekurang-kurangnya 8 jam ke depan. Jadi, ini cocoknya dipakai menjelang tidur saat besoknya libur
7. Rendam kembali
roller di larutan alkohol, keringkan, dan simpan
8. Pakai setiap 2 minggu sekali. Nggak usah sering-sering, nanti kasihan kulitnya
Nah, setelah kulit di-
treatment dengan
dermaroller, hal berikutnya adalah memberi nutrisi kulit dengan
skincare-skincare ini:
Skin serum: Banish Ferulic Acne Serum
 |
| Serum |
Setelah kulit di-
roller, maka jaringan kulit teratas akan sedikit terluka. Luka inilah yang akan menyembuhkan dirinya sendiri menjadi jaringan kulit baru yang lebih mulus. Oleh karena itu, proses ini perlu dilengkapi dengan aplikasi serum untuk menutrisi kulit lapisan dalam.
Saya memakai serum bawaan Banish yang komposisinya adalah vitamin C, E, dan sebagainya yang bermanfaat untuk regenerasi kulit. Selain digunakan setelah melakukan
treatment roller, serum ini juga wajib dipakai setiap hari agar regenerasi kulit semakin terakselerasi.
Night cream: Kya Tac Cream (Krim bopeng)
 |
| Kya |
Tidak lengkap rasanya perawatan kulit tanpa penggunaan krim malam yang bagus. Di sini saya menggunakan krim dari
Kya Cosmetics yang memang dikhususkan untuk membasmi
acne scar (bopeng). Krim ini berguna untuk merawat kehalusan kulit agar dihasilkan kulit yang bebas dari
acne scar.
Baca juga:
[Review] House of Kya Jakarta Skin Care
Kya Tac Cream terdiri dari komposisi ini: Aqua, glyceryl, cetyl palmitate, copolymer, zodium benzoate, tocopherol, c12-15 disodium EDTA, BHT, dimethicone, quanternium, sorbitol asetate
Saya menggunakan Kya ini sebagai
night cream harian. Rasanya segar dan saat bangun keesokan harinya, kulit rasanya lebih kenyal dan lembut. Krim ini juga tidak menyebabkan
breakout di wajah saya. Selama saya memakai krim ini, rasanya restorasi kulit semakin ter-akselerasi. Memang
scar kulit tidak 100% hilang, tapi dengan pemakaian krim ini, terbukti kedalaman
scar lebih berkurang.
 |
| Kya Tac Cream |
Saya merekomendasikan krim ini untukmu yang ingin mengurangi
scar bekas jerawat dengan harga yang lebih terjangkau. Kamu bisa mendapatkan krim ini dengan mudah
di sini atau bisa juga di
reseller resminya. Namun perlu diingat juga, bahwa untuk
merawat kulit apalagi berdamai dengan acne scar itu butuh lebih dari satu tindakan. Kamu tidak bisa hanya mengharap dari sebuah alat atau krim ajaib lalu
scar akan hilang keesokan harinya.
Selain dengan 3 hal di atas tadi (roller, serum, night cream), saya juga tetap menyarankan perawatan harian lainnya seperti sunblock, krim pagi, dan masker wajah secara rutin.
Dalam 3 bulan menggunakan perawatan itu, hasil di kulit saya seperti ini:
Dengan catatan, saya nggak selalu pakai serum dan krim setiap malam secara rutin (kadang 1 atau 2 malam kelewatan). Dari gambar sudah bisa langsung terlihat bahwa pori-pori cenderung mengecil, dan kedalaman scar berkurang. Meskipun belum 100% hilang, tetapi sudah bisa dikatakan membaik.
Pada dasarnya masalah pori-pori dan scar jerawat adalah hal yang pelik dan sulit (bahkan hampir mustahil) untuk dihilangkan. Namun dengan perawatan yang tepat dan dijaga kulitnya, maka efek buruk dan risiko scar tambah lebar dan pori-pori membesar dapat dihindari.
Kalau kamu, perawatan favoritmu apa?
@andhikalady