Showing posts with label Skin Care. Show all posts
Showing posts with label Skin Care. Show all posts

Monday, October 9, 2017

, , ,

[Review] Sunscreen Anti Sumbat Pori, Naavagreen Tirai

Mencegah kulit mengalami penuaan dini merupakan hal yang diinginkan setiap cewek. Di usia 25an ke atas, agaknya hampir semua cewek sudah mulai sadar adanya perubahan-perubahan pada tubuh mereka. Terutama bagian kulit. Tadinya mungkin kita mengabaikannya, tetapi perlahan tanda-tanda itu mulai kerasa. Misal nih, yang paling gampang diamati adalah garis mata saat kita tersenyum. Ujung luar mata jadi semacam bertambah garisnya. Tanda lain adalah urat-urat pembuluh darah yang mulai jelas terlihat di punggung tangan. Rasanya jadi ingin kembali ke 17tahun kalau begini.

Sedih? Karena tubuh mulai memperlihatkan tanda-tanda penuaan? Nggak usah khawatir, menua adalah hal yang wajar dan alamiah kok. Justru saat kita dianugerahi penuaan, artinya kita masih dikasih keberuntungan hidup.
"Some day, if you're lucky, you'll wake up and realize you're old" ~ Oberyn Martell
Ngomong-omong soal penuaan, ada kok cara agar menua secara elegan. Salah satunya adalah dengan merawat kulit sebaik-baiknya. Tujuan dalam memberi perlindungan dan nutrisi yang baik untuk kulit adalah agar saat kita tua nanti, kulitnya nggak ngenes-ngenes amat.

Well, untuk itulah kamu perlu menginvestasikan skincare kamu dalam bentuk (salah satunya) sunscreen. Sunscreen akan melindungi kulitmu dari paparan sinar matahari, di mana ia merupakan salah satu penyebab menurunnya elastisitas kulit.

Naavagreen tirai


Sunscreen vs Sunblock

Bisa dibilang, pemakaian sunscreen itu wajib hukumnya. Meski kamu memakai produk skincare sebagus apapun, kalau perlindungan ini kamu abaikan, perawatanmu akan sia-sia. Pada dasarnya, ada dua jenis perlindungan terhadap matahari, yakni suncreen dan sunblock.

1. Sunscreen

Atau bisa juga disebut tabir surya, merupakan calir raga pelindung dari sinar matahari. Cairan sunscreen akan masuk ke dalam kulit, dan menyerap sinar UV sebelum merusak kulit. Tekstur sunscreen biasanya lebih encer dan ringan di kulit.

2. Sunblock

Memiliki kandungan mineral Zinc Oxide atau Titanium Dioxide yang membuat benteng pertahanan terhadap sinar matahari. Calir raga sunblock bisanya lebih kental seperti putih susu, dan digunakan untuk keperluan di mana pemakainya terpapar sinar matahari langsung.

Mana yang lebih baik, sunscreen atau sunblock? Pilih sesuai kebutuhan saja. Jika kamu tidak terpapar sinar matahari langsung, ada baiknya pertimbangkan untuk memilih sunscreen saja. Misalnya saya yang lebih sering bekerja di dalam ruangan ketimbang di luar, maka yang cocok untuk saya adalah sunscreen. Saat-saat tertentu jika saya akan lebih banyak terpapar sinar matahari, maka tinggal pakai sunblock saja.

Sunscreem
Banyak yang merasa bahwa pakai sunsceen itu ribet. Soalnya harus ditumpuk ulang setelah pakai pelembap. Belum kalau siang hari, musti retouch lagi, misalnya karena sudah terbasuh air. Padahal, justru tanpa suncreen, kerja pelembapmu akan kurang maksimal. Di saat pelembap/moisturizer harus menutrisi kulit, di saat itu juga dia musti menghalau sinar matahari. Nah, 'kan?


Produk Naavagreen Sunscreen Tirai

Produk sunscreen yang tengah saya pakai saat ini adalah dari Naavagreen. Sunscreen ringan yang cocok untuk diaplikasikan setiap pagi sebelum memakai bedak. Sebelumnya saya pernah melakukan perawatan facial di Naavagreen, dan waktu itu saya merasa cocok. Karena cocok itulah, akhirnya saya memutuskan untuk mencoba produk sunscreen-nya.

Baca juga: [Treatment Review] Serunya Facial di Naavagreen

Di saya, sunscreen Navaagreen cukup ringan dan tidak lengket. Ini menguntungkan, sebab saya kerap merasa bahwa memakai sunblock kadang terasa tebal dan lengket (meskipun pada dasarnya sunblock memang dibuat agak thick karena dibuat untuk memberikan pertahanan pada kulit).

Selain ringan, produk ini juga cepat meresap ke kulit, meskipun sebelumnya telah memakai pelembap. Tinggal diangin-anginkan saja sebentar, kulit langsung terasa lembut tanpa adanya excess produk yang berlebihan. Setelah itu, bisa dilanjutkan dengan menggunakan bedak atau BB cream untuk makeup. Namun untuk sehari-hari, saya lebih suka langsung pakai bedak saja, tanpa memakai dasaran terlebih dahulu.

Kemasan

Sunscreen Naavagreen datang dengan kemasan berbentuk pot yang cukup kecil untuk dibawa kemana-mana. Isinya 10 gram, cukup banyak untuk dipakai selama sebulanan. Selain itu, warna hijau pada kemasannya sangat segar banget. Kalau orang bilang, begitu lihat kemasannya saja sudah langsung tertarik.

Pada permukaan tutupnya, ada stiker bertuliskan 'TIRAI' yang mana ini merupakan padanan dari kata sunscreen. Jika kamu pergi ke Naavagreen, pasti deh selalu ada paket tirai di dalam rangkaian produk perawatan kulit kamu.

tekkstur

Soal hasilnya bagaimana?

Banyak yang mengira efek pemakaian sunscreen akan terasa secara instan. Padahal seperti di hampir semua skincare, efek pemakaiannya hanya akan terasa setelah berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Misalnya nih, kamu yang sedari dulu sudah terbiasa membersihkan wajah secara rutin, pasti akan sering terhindar dari jerawat 'kan?

Sama juga dengan sunscreen. Kamu pakai sekarang, efeknya itu masih nanti-nanti. Di antaranya adalah kulit masih terjaga dan segar meskipun sudah berusia. So, kalau kamu diiming-imingi krim malam anti aging, tetapi di siang hari kamu mengabaikan sunscreen/sunblock, jangan kecewa kalau krim ajaibmu tidak berefek apa-apa.

Naavagreen

Tentang Naavagreen

@andhikalady


Continue reading [Review] Sunscreen Anti Sumbat Pori, Naavagreen Tirai

Wednesday, July 12, 2017

, ,

Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence (PHTE). Benar Sebagus yang Diceritakan Orang Nggak Sih?

Halo Jengantens,

Kali ini saya ingin bahas soal Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence, atau yang biasa ditulis Avo PHTE. Produk perawatan kulit wajah ini berbentuk cairan yang menyegarkan untuk memberikan nutrisi yang melembapkan pada kulit, lebih dari yang bisa dilakukan pelembap biasa. Jadi konsentrasi kandungan vitamin, moisturizer, dsb itu lebih dipadatkan dalam sebuah cairan. 



Oiya, perlu diketahui bahwa ini bukan sponsorship review. Saya membeli Avo PHTE sekitar 2 bulan yang lalu di sebuah toko daring Instagram. Kamu bisa mendapatkan produk ini di banyak toko daring kok.

Jadi, kenapa Avoskin? Saya beli ini berdasarkan banyak review yang mengatakan bagus. Di sisi lain, saya juga merasa butuh tambahan skincare untuk kebutuhan kulit yang makin rewel. Benar juga kata orang-orang, saat kamu menginjak umur 25++, kondisi kulit sudah mulai masuk ke masa transisi. Yang tadinya masalahnya cuman jerawat dan pori-pori besar; sekarang sudah ketambahan dengan kulit kering dan produksi kolagen yang berkurang.


Avoskin PHTE
Alhasil, produk ini bisa saya miliki dengan harga IDR 289.000. Harga ini bisa lebih, bisa kurang. Waktu itu pernah ada promo diskon 100 ribu, tetapi saya sudah terlambat belinya. Hiks, sedih nggak sih, kelewatan diskon?


Avoskin PHTE dikatakan orang-orang sebagai produk essence lokal berkualitas internasional. Kabarnya bisa mengurangi produksi minyak dan komedo, melembapkan, mengembalikan kondisi kulit sealami mungkin, dan seabrek review lainnya. Tapi benarkan demikian saat dipakai di saya?


Sekilas tentang klaim yang ditampilkan produk ini di kemasan adalah: menjaga kesegaran dan kelembapan kulit, membantu kulit tampak lebih cerah. Cara pakainya adalah disemprotkan ke tangan, lalu diusapkan ke wajah dan leher dua kali sehari. Komposisi penyusunnya: aqua, alkohol, mineral salts, ascorbic acid (Vitamin C), dan fragrance.

Thats all. Tidak banyak gembar-gembor janji, dan bahan-bahan penyusunnya pun sederhana. Nggak pakai janji-janji macam-macam, atau bahan yang susah diterjemahkan. Pendapat saya mungkin Avoskin ingin memberikan produk andalan mereka tanpa banyak janji, biar dibuktikan saja sendiri. Hohoho.

Kesan saya selama dua bulan memakai Avoskin PHTE:

💝 Baunya enak, tidak menyengat dan segar di wajah
💝 Awet banget, nggak habis-habis. Dua bulan saja baru berkurang seperempatnya. Berati kurang lebih bisa dipakai 8 bulan. Dengan harga 300ribuan dan baru habis 8 bulan, ini awet banget!
💝 Kulit jadi lebih lembap
💝 Mengontrol minyak. Jadi, pas dipegang itu rasanya kenyal-kenyal dan terhidrasi gitu, tanpa ada minyak yang berlebihan
💝 Bisa mengontrol keluarnya komedo
💝 Warna kulit jadi rata
💝 Ada kemasan versi traveling-nya

Kekurangan:

💔 Bisa mengontrol komedo, tetapi tidak dengan jerawat. Jadi kalau jerawat mau keluar ya keluar aja
💔 Mengontrol pori-pori besar, tetapi tidak dalam jangka waktu lama
💔 Tanggal kadaluarsa dicetak di kemasan karton, tetapi tidak di botolnya. Ini sebenarnya cukup fatal sih, karena karton kan lama-lama dibuang juga. Kalau di botolnya nggak ada tanggal kadaluarsanya, gimana dong? Saran buat Avoskin agar bisa mencetak tanggal kadaluarsa di botolnya
💔 Semprotannya kadang bikin berantakan dan muncrat-muncrat ke mana-mana


komposisi
Overall, Avoskin PHTE ini membantu banget dalam mengontrol kulit wajah saya di kondisi yang terbaik. Konsepnya adalah mengembalikan performa kulit ke bentuk terbaiknya, dan meng-improve kondisi kulit kita. Artinya, secara berangsur kulit akan membaik dengan hasil yang berbeda-beda di masing-masing orang.

Saya pakai Avoskin PHTE ini hampir effortless. Tinggal semprot ke tangan, lalu dioleskan saja ke wajah. Nggak pakai ngaca dulu juga bisa. Jadi, semales-malesnya saya pakai skincare, tetap diusahakan pakai Avoskin PHTE. Nggak ada alasan lagi untuk skip perawatan wajah. Ya?

@andhikalady
Continue reading Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence (PHTE). Benar Sebagus yang Diceritakan Orang Nggak Sih?

Thursday, June 22, 2017

, ,

[Treatment Review] Serunya Facial di Naavagreen


Jenganten ke Naava Green

Pada suatu hari, saya merasa wajah sedang dalam masa transisi. Komedo banyak, tapi kering. Tahu nggak, komedo dan kulit kering itu adalah kombinasi yang tidak menyenangkan. Padahal biasanya kulit saya berminyak, tapi (mungkin karena puasa) waktu itu kulit saya mendadak cracky dan kering. Oleh sebab itu, saya memutuskan untuk mencoba facial yang bisa mengangkat komedo sekaligus melembapkan.

Pilihan saya jatuh pada klinik Naavagreen yang terletak di pusat kota Jogja. Alasan saya ke sana adalah karena menurut beberapa info yang saya dapat, terapis di Naavagreen termasuk yang 'bersih' dalam mengangkat komedo, dan harganya lumayan terjangkau untuk kantung mahasiswa. Saya ke sana bareng sama Mas Rangga, yang juga ikut mencoba treatment facial di sana. Sama sekalian niat terselubung supaya dapat tukang foto. Hihi. 

Awal masuk ke klinik, kami disambut dengan aromaterapi yang harum. Sepertinya memang sengaja memakai wewangian ruangan yang menenangkan. Siapa sih yang nggak suka, menjelang perawatan, kita disuguhi aroma-aroma yang harum?

Suasana ruang pendaftaran, serba hijau!

Setelah mendaftarkan diri, kami langsung diberikan kartu sementara dan menunggu dipanggil dokter. Waktu itu klinik sedang tidak begitu ramai sehingga kami langsung dipersilakan ke ruangan dokter untuk konsultasi. Dokternya menganalisis kulit kami untuk kemudian diberikan rekomendasi perawatan facial yang sesuai untuk kulit. Untuk saya diberikan facial serum anti acne, dan untuk rekan saya diberikan serum pencerah kulit. Kalau dari jenis komedo yang saya punya, itu berpotensi untuk menimbulkan jerawat; begitu kata dokter Naavagreen.

ruangan facial
Kemudian kami masuk ke ruangan treatment masing-masing. Tenang saja, ruangan untuk cowok dibedakan kok. Secara, kalau cewek mau di-facial, biasanya dikasih kain seujung dada untuk kembenan selama proses facial berlangsung. Kondisi seperti ini tentunya nggak pengen kan, ada cowok lihat?

Proses facial yang dilakukan di Naavagreen sedikit berbeda dari klinik lain. Urutannya adalah sebagai berikut:

1. Wajah dibersihkan terlebih dulu menggunakan facial wash.

2. Dilakukan pemijatan dan totok wajah sampai ke bagian dada, leher, dan lengan. Bagian inilah yang menurut saya terbaik, karena kita dibuat rileks dan nyaman sambil dipijat-pijat. Khusus untuk cowok, pemijatan hanya dilakukan sebatas leher saja. Oh iya, di Naavagreen, pijatnya nggak pelit lho, ada sekitar 20 menitan.

3. Jika pada umumnya sebelum facial dilakukan penguapan terlebih dulu, di Naavagreen nggak pakai uap-uapan. Mereka menggunakan vacum kulit yang digunakan untuk mengangkat komedo atau minyak lapisan atas. Bentuknya kurang lebih seperti ini:

alat vakum
Di alat itu, terserap banyak komedo dan sel kulit mati. Katanya sih untuk mempermudah proses ekstraksi komedo manual yang dilakukan setelahnya.

4. Barulah dilakukan proses yang paling menyakitkan yaitu ekstraksi komedo. Atau dalam bahasa awam bisa juga disebut pemencetan tanpa ampun. Saya nggak akan menyoroti soal rasa sakitnya, sebab menurut saya di mana-mana proses facial itu pasti menyisakan rasa sedikit perih di kulit. Di Naavagreen, Mbak-mbak terapisnya teliti dan bersih dalam menggali dan mengangkat komedo di wajah saya.
Sepanjang proses ekstraksi, saya juga dibolehkan memegang cermin untuk memastikan proses pemencetan benar-benar bersih. Mbak terapisnya nggak menolak saran kok. Jadi misal kita merasa belum bersih, bisa minta untuk dipencetin lagi.

5. Bagian setelah ekstraksi komedo adalah aplikasi serum. Saya memakai serum anti acne, dan kemudian ditimpa semacam alat beraliran listrik yang membantu serum cepat meresap. Alat-alat di Naavagreen diciptakan dengan teknologi tinggi sehingga aman dan diklaim punya efek yang bagus di kulit.

alat facial. Serba modern
6. Setelah pengaplikasian serum, dioleskan krim anti iritasi untuk kulit yang lelah setelah proses facial. Namanya facial, pastinya ada bagian kulit yang kena iritasi sehingga perlu diberikan relaxant. Krim ini membuat wajah saya lebih licin dan memantulkan cahaya.

Proses facial dilakukan kurang lebih 1,5-2 jam tergantung tingkat kepadatan komedo yang perlu diekstraksi. Di bawah ini adalah foto sebelum dan sesudah facial.

Sebelum dan sesudah
Foto kiri: kondisi sebelum facial. Saya sengaja tidak pakai makeup (karena percuma juga nanti bakalan dihapus sama Mbak terapis). Kantung mata kelihatan, kulit pori-pori besar, dan terlihat kusam akibat komedo.

Foto kanan: kondisi setelah facial. Terlihat lebih cerah, lebih licin, lebih halus, pori-pori tambah besar (karena habis diekstraksi), dan wajah terasa lebih ringan dirasa.

Soal pori-pori besar, setelah berjalan satu hari setelah facial, pori-pori saya kembali ke bentuk semula. Jadiii, jika setelah facial kamu merasa pori-pori jadi besar, percayalah itu hal yang fana.

Secara keseluruhan, saya menikmati proses perawatan kulit yang ada di Naavagreen. Selain facial serum, ada pula treatment facial biasa, microdermabrasi, micropeeling, biolight, dan masih banyak lagi. Konsultasikan ke dokter di klinik Naavagreen dahulu untuk mengetahui rekomendasi apa yang cocok di kulitmu.

kantor Naava Green
Untuk kamu yang berminat untuk lebih merawat kulit, Naavagreen bisa menjadi rekomendasi untukmu. Temukan alamat klinik terdekat dengan kamu di sini.



Continue reading [Treatment Review] Serunya Facial di Naavagreen

Sunday, May 28, 2017

,

[Review] Aishaderm, Perawatan Skincare Pertama yang Mengandung Ekstrak Kurma


Anyway, selamat bulan Ramadan, teman-teman semua. Semoga para umat Islam di manapun berada, bisa menjalani ibadahnya dengan baik dan sempurna. Buat yang tidak menjalankan ibadahnya, saya doakan semoga bisa ikutan merasakan indah dan damainya bulan suci ini.

Bagi saya sendiri, Ramadan adalah momen saat kita benar-benar diberi kesempatan untuk memperbaiki diri. Misalnya yang tadinya suka malas-malasan, jadi lebih rajin. Yang tadinya ogah bangun pagi, sekarang 'dipaksa' bangun pagi untuk sahur. Yang tadinya malas ibadah malam, sekarang juga dianjurkan untuk melaksanakan ibadah salat Tarawih. Yang tadinya jarang sedekah, sekarang jadi rajin dan semakin perhatian dan peduli dengan sesama.
Ramadan membuatmu lebih teratur dan disiplin dari biasanya. Harapannya, setelah digambleng selama sebulan, keteraturan dan rasa disiplin itu akan tetap dibawa seterusnya. Emm, kalau nggak lupa sih.
Well, masih kaitannya dengan puasa dan Ramadan, pastinya perawatan kulit juga nggak boleh ketinggalan dong. Apalagi saat puasa, di mana kita lebih sedikit mengonsumsi makanan dan minuman ketimbang hari biasa. Saat itulah kulit membutuhkan nutrisi lebih banyak dari biasanya.

Sekarang ada sebuah produk perawatan kulit yang dikhususkan untukmu yang membutuhkan nutrisi lebih untuk kulit. Selain cocok digunakan untuk para cewek baik Muslimah maupun bukan, kandungan kurmanya yang kaya vitamin C juga sangat bermanfaat untuk kulit.

Aishaderm Sahabat Muslimah

Aishaderm, kosmetik sahabat Muslimah

Varian Aishaderm

Aishaderm adalah kosmetik pertama yang menggunakan kurma sebagai komposisinya. Dibuat dengan teknologi tinggi dan sudah bersertifikat halal sehingga aman buat para Muslimah yang concern dengan kehalanan produk kosmetik. Ekstrak kurma mengandung asam folat, magnesium serta vitamin B6 yang bisa membantu melembapkan dan mencerahkan kulit.

Rangkaian perawatan kulit dari Aishaderm terdiri dari banyak varian, seperti Acne series, Anti Aging Series, Moisturizing Series, Cleanser, Sunscreen, VC Cream dan masih banyak lagi. Untuk mengetahui lebih jauh tentang Aishaderm dapat mengunjungi websitenya di sini. 

Adapun varian yang saya dapatkan di sini ada empat jenis:
1. Lightening Day Cream
2. Lightening Night Cream
3. VC Cream
4. Sunscreen


Lightening day cream

Adalah krim perawatan wajah yang dipakai di pagi hari sebelum beraktifitas. Produk ini sudah dilengkapi dengan perlindungan terhadap sinar matahari dan perawatan kulit. Teksturnya cukup lembut dan ada sedikit butiran halusnya. Aromanya tercium natural (seperti tidak ada tambahan wewangian), sehingga saya suka. Oh iya, buat yang belum tahu, saya cenderung kurang menyukai kosmetik yang wanginya berlebihan.

Lightening night cream

Adalah krim pasangan dari lightening day cream yang dipakai saat malam hari menjelang tidur. Waktu malam hari adalah saat di mana kulit sedang rajin-rajinnya berregenerasi. Oleh karena itu, nutrisi yang terkandung dalam krim malam juga dirancang untuk membantu proses ini. Ada yang bilang, untuk cepat merasakan efek perawatan kulit, jangan sekalipun skip pemakaian krim malam. Nah, ini ada benarnya juga lho. Saya pernah beberapa kali skip krim malam, dan nyatanya memang saat pagi hari, kulitnya terlihat lebih kusam dan nggak enak aja gitu rasanya.

Sunscreen cream

Untukmu yang perlu perlindungan ekstra terhadap sinar matahari -semisal banyak aktifitas di luar ruangan- jangan lupa tambahkan produk pelindung ekstra ya, misalnya sunscreen. Fungsinya adalah untuk mempertebal kulitmu dari efek sinar matahari. Untuk Aishaderm sendiri sudah ada produknya, namun sepertinya belum menyebutkan tingkatan SPF yang dimiliki. 

VC Cream

Nah inilah produk Aishaderm yang bikin saya tertarik. VC Cream! Ini adalah krim khusus yang memiliki kandungan vitamin C lebih banyak dari yang lain. Vitamin C punya faedah yang ajaib untuk samarkan noda hitam dan merawat kemudaan kulit. Makanya, kamu sering banget menemui produk anti penuaan yang dilengkapi dengan vitamin C. Mulai sekarang, kamu jangan jauh-jauh deh dari vitamin C. Konsumsi semuanya, terutama dari yang alami seperti buah-buahan dan sayuran. Menambahkan produk yang mengandung vitamin C juga langkah yang baik untuk merawat kulitmu.


Adapun kekurangan produk ini yang bisa saya komentari adalah dari segi kemasan. Ada dua hal di sini: 
1. Tutup sekunder yang ada di dalam pot agak susah dibuka. Akan lebih baik kalau diberi semacam alat bantu (tonjolan atau sejenisnya) agar lebih mudah dibuka). 
2. Antara krim satu dan lainnya punya wadah yang identik (sama-sama tutup hijau dan ukurannya plek jiplek!), sehingga harus membaca label kemasan lebih dahulu untuk tahu ini krim pagi, ini krim malem, ini sunscreen, dsb. Takutnya kalau labelnya terhapus, bisa salah pakai krim malam jadi krim pagi kan bahaya. Saran untuk Aishaderm agar bisa membedakan kemasan krim satu dengan lainnnya agar tidak bingung.

Secara umum, produk Aishaderm itu menjawab keinginan banyak Muslimah akan kosmetik yang halal dan aman digunakan. Selain untuk mengenalkan produk ini, saya juga mengajak para Muslimah untuk memakainya juga. Karena produk ini adalah produk Indonesia berkualitas, halal, dan memang terbukti bermanfaat. Lagian, kalau ada yang halal, kenapa mencari yang syubhat?




Aishaderm
Demikian review singkat soal kosmetik perawatan wajah Aishaderm ini. Untuk mendapatkan produknya, kamu bisa kunjungi Kimia Farma terdekat di kotamu. Gampang kan?

Salam,

@andhika lady maharsi
Continue reading [Review] Aishaderm, Perawatan Skincare Pertama yang Mengandung Ekstrak Kurma

Wednesday, April 29, 2015

, ,

Solusi Eye Cream - Untuk Kamu yang Zombie

Krim mata itu penting nggak sih?

Jawaban singkatnya adalah, sebetulnya tidak begitu penting, kalau kamu punya jam tidur yang teratur dan belum punya masalah wrinkle di sudut-sudut mata. 

Tapi nggak semua orang punya jam tidur teratur. Juga, nggak setiap orang bebas punya kantung mata. Jadi, kadang-kadang krim mata itu memang penting, ehehe. Misalnya gini, kamu tidur malam terus selama seminggu, lalu, apakah kamu nggak pengen ada semacam 'hacking' untuk mengatasi kantung mata atau jerawat yang tumbuh akibat kurang istirahat? Concealer saja, yang fungsinya cuma menutupi, laku kok di pasaran. Apalagi krim mata yang diklaim mampu mengatasi permasalahan mata dari sumbernya?

Saya agaknya termasuk kategori nge-zombie, alias nocturnal, alias makhluk yang kerap terjebak dalam keadaan terjaga di malam hari. Tentang alasan kenapa saya sering begitu, marilah tak perlu dibahas. Sebab bisa jadi, kamu, yang sedang membaca blog ini, merupakan salah satu penyebab saya terjaga di malam hari. Hayoo, ngaku..

Well, untuk saya saat ini, krim mata adalah hal penting. Sensasi dingin dan sejuk di mata itu hal yang menyenangkan dan menenangkan buat saya. So, ini adalah review pertama saya tentang krim mata. 

Oh I love Audrey Hepburn too,
Keterangan produk:
Solusi Eye Cream Anti Wrinkle
Produksi: Martha Tilaar Group (satu sisterbrand dengan Sariayu, Caring, Belia, Mirabella, dkk)
Netto: 12 gram.
Info tambahan: kamu akan sulit tahu ada produk ini kecuali kamu bertanya langsung ke BA Martha Tilaar, suka nongkrong di grup yang membahas skin care, atau gemar jalan-jalan di blog kesyantikan, semacam Jenganten.com ini.




Kemasan:
Satu kesimpulan untuk kemasan, yaitu besar banget untuk isi yang hanya 12 gram. Tapi mengingat tren jaman sekarang yang suka memasukkan krim skin care yang jumlahnya sak upil ke dalam kemasan sekaleng khong guan, yaa, kemasan krim Solusi ini bisa diterima lah.
Kotak ini dibersamai dengan spatula untuk mengambil krim agar tidak langsung terkena jari. Nah ini makin absurd lagi. Pengen pemakainya bisa mengambil krim dengan higienis, tapi kemasannya adalah pot bermulut lebar. Kenapa bukan tube saja, sehingga user nggak perlu pakai spatula untuk mengambil, alias penghematan penggunaan kemasan skin care. Ngurangin sampah juga, kan?


Komposisi produk:
(klik gambar di atas untuk memperjelas ya). Krim ini mengandung green tea dan seabrek komposisi lain yang memberi efek menyegarkan dan membantu mengurangi efek wrinkle. Saya cuma bisa bilang yang menyegarkan saja, karena saya belum punya wrinkle dan belum bisa menyimpulkan efeknya untuk kulit yang memiliki wrinkle


Tekstur:
Bentuk krim Solusi nggak banyak neko-neko. Nggak lengket dan nggak berbau wangi yang berlebihan. Buat saya pribadi yang nggak suka wewangian atau bau (apapun) yang terlalu tajam (hidung eike sensitif sama aroma, Cyinnt).
Saya memakai krim ini 2 kali sehari. Pagi dan sore, kalau nggak lupa. Dan porsinya saya tambah kalau sedang dalam masa-masa nge-zombie, yang mulai sekarang sudah saya kurangi. Tapi ada baiknya kamu manut apa kata Bang Rhoma Irama "Begadang Jangan Begadang". Karena begadang emang banyak merugikan. Percaya deh, beneran. Temen-temen saya yang suka begadang itu wajahnya suka lesu dan layu, dan lebih tua dari umurnya. Lebih baik tidur agak cepat, dan bangun lebih pagi.
Lakukan hal-hal yang biasa kamu lakukan sebelum tidur di larut malam, menjadi kegiatan dini hari. Misalnya nonton drama Kabut Cinta atau telenovela Esmeralda jam empat pagi setelah bangun solat Tahajud.

Yang Lady suka:
- Efek menyegarkan.
- Membantu mengempiskan kantung mata. Saya tulis 'membantu' ya, bukan berarti total mengatasi masalah kantung mata. Kombinasi tidur cukup, krim mata, concealer dan eyeshadow yang tepat, baru deh bisa jadi jalan keluar untuk kantung mata.
- Mudah dibeli di counter Martha Tilaar.
- Aromanya lembut dan nggak tajam seperti silet. Memangnya siapa yang mau pake krim mata silet?

Yang Lady nggak suka:
- Kemasannya too big. Too much space left inside.

+Andhika Lady Maharsi
Continue reading Solusi Eye Cream - Untuk Kamu yang Zombie

Friday, August 29, 2014

, , ,

B-Liv Off With Those Heads by Cellnique Review

Temen-temen Jenganten, adakah yang punya problem sama komedo? Kalo iya, berati kita sama. Hohoho. Biasanya komedo ditangani pakai cleansing strips, pore pack atau plester hidung sejenis. Biasanya saya nyebutnya plester penyiksa. Hla gimana coba? Udah belinya ngeluarin duit, eh ujung-ujung bisanya cuman menyakiti. Nah, menyiksa kan namanya?

Sebetulnya ada banyak cara mengekstrak komedo supaya keluar dari kulit. Selain dengan pore pack, salah satu yang kita kenal adalah facial. Namun faktanya facial pun nggak kalah sakit dibanding pore pack, malah lebih sakit iya kan?

Lalu kalau sakit tapi pengen muka bebas komedo gimana dong? Bisa dengan membersihkan kulit secara rutin agar minyak wajah tak menyumbat pori, bisa pula dengan mengurangi makanan berminyak/gorengan, termasuk minum banyak air putih dan tidur cukup. Namun adakalanya komedo udah kadung bersarang di kulit, sehingga banyak cewek pengen segera membersihkannya.Yang akan saya review ini adalah salah satu pengangkat komedo tanpa rasa sakit. Yuk kita lihat gimana-gimananya produk ini.


Nama produk ini adalah B-Liv by Cellnique, Off With Those Heads. Hmm, mungkin kalau dibahasa Jawakan kurang lebih menjadi 'tutupen ndhasmu'. Haha, sebaiknya arti ini tak perlu dipikirkan, mari fokus ke produknya saja. :p



Off With Those Heads adalah serum pengangkat komedo dari Cellnique. Produk ini dibuat di Singapura dan didistribusikan secara luas oleh Malaysia. Saya sebut saja Malaysia karena partner kerjasama yang menyeponsori blog ini berasal dari Selangor, Malaysia. Produk ini diklaim bisa mengangkat semua jenis komedo, baik itu tipe whiteheads (bercak putih) atau blackheads (bercak hitam). Teksturnya cair dan memiliki aroma segar yang samar. Tidak ada wangi yang berlebihan ataupun pewarna berlebihan, karena produknya berwarna bening dengan tekstur yang mirip sekali dengan air.

Komposisi produk.
Cara pemakaian.
Saya memakai produk ini di tangan terlebih dahulu. Saya oles-oleskan cukup lama dengan harapan akan ada daki yang muncul. Ternyata tidak, sehingga saya simpulkan produk ini bukanlah jenis liquid peeling. Kemudian saya cobakan di tempat yang seharusnya yaitu: T-Zone, alias bagian hidung dan atas alis. Konon di bagian itulah banyak ditemukan komedo-komedo nakal.

Ohya, saya jelaskan dulu kondisi kulit saya. Secara umum, kulit saya kerap punya komedo yang berpusat di hidung dan beberapa bagian pipi sampai dagu. Rata-rata komedo di kulit saya bertipe whiteheads. Kalau blackheads, saya jarang mengalami itu. Pertama-tama bersihkan wajah terlebih dahulu menggunakan cleanser atau facial foam. Pastikan kondisinya cukup bersih. Kemudian baru pakaikan produk ini ke kulit sambil dipijat-pijat kecil kurang lebih 5-10 menit sampai komedonya keluar sendiri.

Before. Kelihatan banyak komedo, pori-pori besar dan minyak wajah  yang merajalela.
After. Pas komedonya udah keluar dan minyak di wajah sudah cukup bersih.
Komedo yang terangkat menempel di jari.
Kesan saya, produk ini sangat efektif untuk mengangkat komedo dan minyak wajah dalam waktu yang nggak begitu lama tanpa rasa sakit. Efek bersihnya instan, dan kalau dipakai secara rutin selama dua minggu, minyak wajah lebih terkontrol dan komedo nakal yang menyerang sedikit demi sedikit mulai jarang-jarang. Selain itu, saya sukanya adalah tidak ada aroma yang mengganggu, bisa dilakukan di mana saja, tanpa harus malu kalau kita ketahuan gebetan kalau sedang pakai plester hidung. Hahaha.

Kekurangannya cuman dua, harganya cukup mahal dan sementara ini jika mau beli harus order ke negara tetangga dulu. :)

Kalau pengen tahu lebih banyak tentang B-Liv, bisa kunjungi link-link di bawah ini:
http://www.bliv.com/id ,
https://www.facebook.com/bliv.indo 
instagram.com/bliv_indonesia
Khuseus yang pengen belik produk ini bisa kunjungi alamat ini.
Khuseus kamu yang pengen bisa lihat postingan cewek cantik bisa main ke alamat ini dong!

+Andhika Lady Maharsi
Continue reading B-Liv Off With Those Heads by Cellnique Review

Tuesday, January 21, 2014

,

Yuk Kenalan sama Jafra

Ada yang pernah mendengar merk kosmetik Jafra? Rasa-rasanya masih belum banyak di antara kawan-kawan yang mengetahui produk ini ya? Hehehe. Sebagai info, Jafra adalah produk kosmetik buatan USA (dengan beberapa produk yang diproduksi di Meksiko), dan dijual dalam bentuk penjualan langsung atau lebih kita kenal dengan MLM. 


Merk Jafra ini mengusung model penjualan langsung seperti produk yang sudah kita kenal secara luas, yaitu Oriflame. Cara marketingnya pun hampir sama persis. Penjual akan mengedarkan buku katalog pada konsumen, konsumen memilih produk, dan kalau tertarik, tinggal membeli melalui penjual. Kalau lagi beruntung, konsumen biasanya akan ikut ditawari untuk mengikuti program bisnisnya. Setahu saya, model penjualan begini untuk kategori kosmetik, masih jarang lho Jeng. Kalau kamu punya produk kosmetik, bisa lho dijual dengan cara jual langsung. Pangsa pasarnya pun masih luas.

Mari yuk kenalan sama paket skin care dari Jafra. Plus sekilas review produk.. :)


Set Matte Dynamic Jafra
Yang ada di gambar atas adalah paket skin care jenis Matte Dynamics. Tipe MD ini diperuntukkan untuk merawat kulit yang cenderug berminyak atau berjerawat. Ya kayak jenis kulit saya ini yang minyaknya masih bandel. -__-. Mari kita bahas satu per satu:

1. Jafra Control Dynamics Mattifying Lotion SPF 15





Jafra Control Dynamics Mattifying Lotion SPF 15 adalah perawatan pagi hari untuk kulit cenderung berminyak atau berjerawat dengan perlindungan ekstra SPF 15. Jadi selain menjaga agar wajah tidak mudah berminyak, produk ini juga memberi perlindungan dari sinar UV. Review singkat dari produk pemakaian pagi ini adalah: wanginya enak banget, mirip dengan aroma sabun mandi segar. Kemudian produk ini sangat mudah diserap kulit. Pengalaman memakai produk ini selama kurang lebih tiga minggu, jerawat dan minyak lebih terkontrol. Tips: untuk aktivitas dalam ruangan, memakai produk dengan SPF 15 sudah cukup kok. Tetapiii, kalau sering di luar ruangan, ada baiknya menambah porsi tingkatan SPF. :)

Rate: 3/5

2. Jafra Matte Dynamics Clear Pore Clarifier Acne Treatment


Nah, saya itu jaraaaaaaang banget nemu produk krim malam yang diperuntukkan untuk perawatan kulit berjerawat. Lalu, begitu ketemu dengan produk Jafra ini, akhirnya ada 'penjagaan' bagi kulit saya yang sedang berjerawat. Produk ini dipadu dengan Jafra Clear Blemish Treatment dan dipakai pada malam hari sebelum tidur, sangat ampuh sekali mengurangi radang jerawat. Cara kerjanya adalah mengempeskan jerawat yang masih meradang dan menyembuhkan rasa sakit. Tips: saya cuma pakai ini kalau kulit sedang berjerawat saja.

Rate: 4/5

3. Jafra Matte Dynamics Clear Blemish Treatment


Ini adalah gel bening berukuran mini  yang digunakan untuk mengobati jerawat. Ingat ya, mengobati, bukan untuk krim keseluruhan wajah. Caranya tinggal dioleskan ke jerawat yang meradang pada malam hari, bersamai dengan krim malam. Biasanya cara begini lumayan ngefek sama saya. Sedikit review, gel ini akan sedikit perih ketika dioles ke jerawat. Hihi.

4. Jafra Beauty Dynamics Gentle Exfoliating Scrub

 

Ini adalah scrub Jafra. Butirannya sedikit lebih keras dari Viva Peeling, namun lebih lembut dibanding Mustika Ratu Peeling Mundisari . Secara umum, saya sih nggak begitu mahir membedakan kualitas scrub lokal maupun bukan lokal, buat saya belum ada perbedaan yang signifikan. Namun kalau diminta membandingkan aroma dan butiran scrub, masih bisa. Hehe. Scrub Jafra ini contohnya, aromanya lembut bunga-bungaan dan teksturnya creamy beserta butiran scrub yang lembut.

5. Jafra Time Dynamics AHA



 

Jafra AHA adalah krim anti aging yang berguna untuk membantu regenerasi kulit. Kabarnya sih bisa menyembuhkan bekas jerawat. Tapi berhubung saya baru pakai beberapa minggu, hasilnya belum begitu terlihat. Kesan pertama memakai Jafra AHA adalah krimnya kental dan mudah meresap, tetapi minus aroma wangi yang mencolok. Ohya, pemakaian AHA ini sebetulnya perlu dikontrol bagaimana dosis yang tepat. Ada aturan khusus dari BPOM yang menyatakan kandungan maksimal AHA dalam sebuah produk kosmetik. Selain itu, penggunaan sunscreen ketika siang hari juga wajib dilakukan jika malam harinya sudah memakai produk AHA.

Daftar harga produk dapat dilihat di sini. 
Web resmi http://jafra.co.id/
Produk dapatt dibeli melalui @astikirna Manager(10646) Cp. 085228295111

@andhikalady
Continue reading Yuk Kenalan sama Jafra