Showing posts with label buku. Show all posts
Showing posts with label buku. Show all posts

Tuesday, January 20, 2015

, , , , ,

Book Pick: Brain Beauty Belief by Dian Pelangi

Apa resolusi 2015 kamu? Lulus kuliah? Mendapat pekerjaan? Menikah? Memiliki rumah? Olahraga? Tambah kurus (jarang ada yang menyebut tambah sehat)? Kalau resolusi kamu salah satu dari itu, kok sama sih. :p. Tapi kalau dipikir-pikir kayaknya jamak banget ya, di awal tahun hampir semua orang pengen hal yang sama. Coba deh sekali-kali resolusi tahunan dibikin yang agak seru misalnya naik gunung, jalan-jalan ke Zimbabwe atau mencoba tantangan baru dari 9gag ini yaitu: membaca sejumlah buku bertema khusus sepanjang tahun.

Kemudian saya tertarik dengan usul dari 9gag. Semenjak saya lulus kuliah, saya memiliki waktu luang yang cukup banyak. Oleh karena itu, saya jejali waktu saya sambil membaca buku. Hitung-hitung, membaca buku merupakan jenis investasi diri. Ilmu pengetahuan jelas bertambah, sudut pandang juga makin luas, dan mudah menemukan ide-ide baru untuk menulis. Tetapi yang paling penting bagi saya adalah, membaca buku bisa buat saya merasa seperti Hermione. Hihi. Buku pertama yang saya baca di tahun 2015 bukanlah buku Tales of Beedle, tetapi buku Brain Beauty Belief karya Dian Pelangi.
Yeah, setidaknya buku ini ada di dunia nyata dan bisa saya miliki tanpa harus naik peron 9 3/4. Kyaaa..


Alasan saya memutuskan untuk membaca buku ini adalah: 1. Saya penasaran dengan konsep 3B ala muslimah yang disusun oleh seorang hijaber. 2. Saya pengen tahu tips-tips fashion dan beauty untuk wanita berhijab, karena jaman sekarang masih jarang tips-tips yang mengkhususkan pada wanita dengan busana tertentu. 3. Saya mengidolakan Dian Pelangi. 4. Saya sedang beralih dari kebiasaan berlangganan majalah menjadi berlangganan membeli buku, jadi saya pilih buku yang berisi pengembangan diri.

Well, yuk mari kita tengok spoiler isi buku ini seperti apa.

Meskipun di judul buku ini diperuntukkan buat Muslimah, menurut saya bobot isinya masih bisa diterima untuk wanita semua kalangan kok. Singkatnya, buku ini berisi 4 macam bagian. Pertama adalah pembuka. Isinya berisi biografi Dian Pelangi, perjalanan karir, kisah spiritual, sampai alasan beliau menulis buku ini. Di bagian ini kamu akan membaca berbagai testimoni buku 3B. Ada juga komentar dari Raisa, penyanyi idola saya. Iya, semua orang harus tau saya ngefans sama Raisa dan Dian Pelangi. Lol


Terus lanjut lagi ke isi bukunya, akan ada penjabaran panjang lebar konsep 3B: Brain, Beauty dan Belief ala Dian Pelangi. Brain contohnya, kamu akan membaca bermacam tips memperkaya otak kamu supaya lebih smart. Misalnya, kenapa sih sebagai wanita kita harus sering traveling? Mengapa passion itu penting? Temukan jawabannya di buku ini.


Chapter berikutnya membahas tentang beauty. Nah ini yang ditunggu-tunggu. Di bagian ini kamu akan menemukan buanyaak sekali tips-tips kecantikan kayak tips dandan, tips memilih hijab, tips padu padan pakaian, tips merawat kulit, tips merawat rambut. Bahkan ada info pengetahuan tentang sejarah makeup, sejarah fashion dan info-info penting yang jarang kamu dapatkan di majalah.


Apalah artinya cantik, kalau tidak sehat. Di buku ini juga ada tips menjaga kesehatan, seperti berolahraga teratur, sampai cara memeriksa payudara sendiri.


Sampai ke tahap paripurna, yaitu belief. Dian Pelangi memberikan contoh bahwa brain dan beauty harus diimbangi dengan spiritual yang baik. Misal membiasakan diri untuk santun dan tersenyum, jangan suka menang sendiri, dan tingkah laku baik yang harus dijaga sebagai seorang wanita. Di bagian ini juga banyak banget tips-tips seru, bagaimana cara berbicara yang baik, cara berpose, cara tertawa dan cara membawa diri dalam situasi apapun.


Buku ini banyak gambarnya! Saya dari kecil selalu suka sama buku yang banyak gambarnya. Ilustrasi di buku ini juga lucu-lucu dan tepat sasaran. Kamu nggak akan bingung membaca bagian per bagian karena setiap halaman adalah pengalaman baru. Bahasa yang digunakan juga sederhana dan mudah dipahami. Kamu nggak akan menemukan kata-kata yang memusingkan, meskipun kamu baru duduk di bangku SMP. Pendek kata, buku ini 'cewek' banget, dan ringan untuk dibaca ketika kamu enggan memikirkan yang berat-berat.

Buku ini, harganya bervariasi antara 80-100 ribu, tergantung tempat di mana kamu membelinya. Lalu timbul pertanyaan: uang segitu itu worth nggak sih untuk membeli buku? Daripada membeli, misalnya, majalah? Ini kembali lagi ke masing-masing orangnya. Tapi menurut saya, dari pada saya mengeluarkan 50ribu untuk satu pcs majalah yang punya tenggat waktu kadaluarsa sebelum muncul edisi terbaru (misal 1 bulan), kenapa nggak digunakan untuk membeli buku tentang kepribadian yang sifatnya lebih timeless?

Continue reading Book Pick: Brain Beauty Belief by Dian Pelangi

Wednesday, January 14, 2015

, , , , ,

Review Wardah Cleanser for Normal to Oily

Rasanya nggak akan ada habisnya bahwa nasihat 'ritual bersih-bersih wajah adalah step yang harus dilakukan setiap malam sebelum tidur'. Terlebih jika wajah kita tertimpa makeup sepanjang hari. Makeup memang diciptakan untuk menonjolkan kelebihan dan menutup kekurangan wajah, namun bukan untuk dibawa tidur. Ketika tidur adalah waktu yang tepat untuk mengistirahatkan kulit. Terus, kalau yang udah menikah dan mau bobok, cantiknya jadi ilang dong di depan suami? Nah, untuk yang masih beranggapan beginian, berarti ada yang salah dari cara dia memandang kecantikan. Cantik itu tidak selalu identik dengan penggunaan makeup. Makeup itu memang menunjang penampilan luar, tetapi jika dari dalam diri sudah ada bibit perasaan insecure, nggak PDan, sirikan, dan sederet emosi negatif lainnya, mau pake makeup setebal satu meter pun nggak ada efeknya.

Nah, kembali lagi ke bahasan tentang bersih-bersih wajah. Saya punya review menarik tentang cleanser yang baru-baru ini saya pakai. Cleanser atau pembersih wajah ini bisa dengan mudah kamu temui di toko-toko atau swalayan dekat rumah. Judulnya Wardah Cleanser for normal to oily skin. Saya pilih yang khusus untuk oily skin karena pas sama tipe kulit saya.




Fungsi cleanser adalah membersihkan, mengangkat sisa makeup dan mengurangi minyak di wajah. Menurut saya Wardah Cleanser ini sudah mampu mengakomodasi kebutuhan akan cleanser tersebut. Aroma produk ini nose-friendly di hidung saya yang peka sama bebauan tajam. Saya tidak terganggu dengan aromanya yang tidak terlalu tajam tetapi juga tidak plain. Wanginya khas wangi produk Wardah yang menonjolkan kesegaran. Kalau saya sebut, wanginya itu berwarna biru. Saya nggak ngerti gimana asalnya, tetapi saya selalu bisa merasakan bahwa aroma itu memiliki bermacam warna. Misal wangi floral saya anggap berwarna pink, wangi musk itu berwarna hijau, wangi vanilla berwarna putih tulang, dsb.

Kekurangan produk ini adalah ketika dipakai, agak menyisakan kesan greasy di kulit. Greasy adalah kesan masih ada sisa-sisa minyak produk yang tersisa di wajah. Saya mengantisipasinya dengan langsung mencuci muka tanpa perlu berlama-lama. Kemudian sapukan toner dengan merk serupa (review bisa dilihat di sini). Penggunaan toner ini secara langsung bisa mengurangi efek greasy di kulit.

Ada satu lagi kritikan untuk produk ini. Yaitu dari segi kemasan/botol. Sebetulnya botol produk ini terbuat dari bahan plastik yang bagus dan tangguh. Kamu nggak perlu khawatir botol akan pecah karena memang didesain cukup tebal. Tapiii saking tebalnya, ketika isi produk menjelang mau habis, kamu nggak bisa memencetnya supaya isi botol bisa lekas keluar. Alhasil kamu harus mengocok botol seperti kalau ingin menuang saus berwadah botol kaca ketika makan bakso. Susah. Dan lama.


Setelah itu, bentuk kemasan produk ini juga terlalu besar jika mau dibawa traveling. Sayang sekali Wardah sepertinya belum mengeluarkan versi kemasan yang lebih kecil. Coba ini bisa dibikin dengan botol yang lebih nyaman, pencet-able dan travel-friendly. Pasti saya beli terus karena daya membersihkannya lumayan nampol di kulit saya.


Ohya, saya baru aja membeli buku Dian Pelangi yang berjudul Brain Beauty and Belief. Buku ini berisi tentang pengembangan diri seorang muslimah yang diambil dari sudut pandang Kecerdasan, Kecantikan dan Keimanan. Buku ini seru banget untuk dibaca muslimah. Err, sebetulnya nggak hanya untuk muslimah saja sih. Tapi juga untuk para cewek-cewek yang ingin tau tips-tips dari Dian Pelangi tentang fashion, dandan-dandan, sampai bagaimana Dian Pelangi menyikapi persepsi orang kenapa berhijabpun tetap harus cantik.

InsyaAllah di post berikutnya saya akan review buku ini. :)

+Andhika Lady Maharsi
Continue reading Review Wardah Cleanser for Normal to Oily